JobStreet.com Penuhi Kebutuhan Masyarakat dengan Bahasa Indonesia

Sekalipun Bahasa Inggris sudah banyak digunakan di Indonesia, masih banyak masyarakat yang ternyata belum fasih menggunakan bahasa asing ini. Melihat hal itu, perusahaan JobStreet.com Indonesia meluncurkan situs berbahasa Indonesia (www.jobstreet.co.id). Ini dilakukan demi memudahkan para anggota JobStreet.com dalam mencari pekerjaan.

Faridah Lim, Country Manager PT JobStreet Indonesia

"Hari ini, kami resmi meluncurkan JobStreet.com dengan Bahasa Indonesia," terang Faridah Lim, Country Manager PT JobStreet Indonesia, di Jakarta, Senin (3/6/2013).

Tahun ini, JobStret.com memasuki tahun ketujuh beroperasi di Indonesia. Selama enam tahun beroperasi, situsnya menggunakan Bahasa Inggris. Menurut Faridah, hadirnya JobStreet.com dengan Bahasa Inggris karena mempertimbangkan kualitas, di mana penggunaan bahasa Inggris dipandang sebagai standar internasional.

Selain itu, ia juga mengatakan, tidak mudah bagi JobStreet.com menghadirkan situs dalam bahasa lokal, yakni Bahasa Indonesia. "Tidak segampang itu hadir dengan bahasa lokal," imbuh. Alasannya, dia bilang, menampilkan situs dalam bahasa lain membutuhkan penyesuaian dan persiapan dalam hal sistem, teknologi. Pengembangannya pun tidak mudah.

Namun, fakta yang terjadi, sekalipun bahasa Inggris sudah dikenal dan digunakan oleh banyak masyarakat Indonesia, masih banyak yang belum fasih dalam menggunakan bahasa ini. Bahasa Inggris pun bukan merupakan bahasa kedua di Indonesia.

Kondisi itu diperkuat oleh survei yang dilakukan JobStreet.com. "Input yang kami dapatkan dari survei, masih banyak (anggota) yang kesulitan yang mengerti Bahasa Inggris." Misalnya, kata dia, anggota JobStreet.com Indonesia, kesulitan dalam mengisi form curriculum vitae (CV).

Survei yang dilakukan perusahaan melibatkan 6.035 orang anggota pencari kerja di JobStreet.com. Dari jumlah itu, sebanyak 47,2 persen mengaku kesulitan menggunakan dalam menggunakan fitur yang ada pada saat tampilan JobStreet.com masih berbahasa inggris.

Melihat kondisi itu, perusahaan langsung meluncurkan situs dengan Bahasa Indonesia. Percobaan tampilan situs dengan Bahasa Indonesia sudah dilakukan sejak Desember tahun lalu. "Tujuannya memperkenalkan tampilan baru, dan mempermudah pencari kerja."

Setelah itu, perusahaan pun melakukan survei. Hasilnya, Faridah menuturkan, "Ini survei awal Maret, (dengan hasil) ternyata 89,2 persen lebih menyukai tampilan awal website JobStreet.com berbahasa Indonesia."

Itu berarti, kata dia, nasionalisme orang Indonesia masih tinggi. Atau, lebih mencintai merek lokal daripada internasional. "Dengan diversifikasi itu kami ingin hadir localized," Faridah menegaskan.

Dia menyimpulkan, tujuan diluncurkannya situs berbahasa Indonesia agar penyebaran informasi mengenai lowongan kerja bisa lebih luas. "Kami tidak memiliki target angka yang khusus, karena tujuannya adalah membantu pencari kerja mendapatkan pekerjaan."

Situs berbahasa Indonesia ini pun memberikan catatan positif bagi perusahaan dalam hal jumlah anggota baru. Ia menyebutkan, kalau sebelum hadirnya situs, jumlah orang yang mendaftar ke JobStreet.com, hanya sekitar 2.700-2.800 orang, maka sekarang sudah 3.500 orang per hari. “Kenaikannya sekitar 30 persen," tandasnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)