Tiga Tujuan Transformasi Digital AXA Mandiri - AXA Life

(kiri ke kanan): Kartono, Director of Operations AXA Mandiri, Yanti Prapat, Director of Sales and Business Development AXA Life Indonesia, dan Emmanuel Wehry, Chief Marketing Officer of AXA Indonesia. (ki-ka): Kartono, Director of Operations AXA Mandiri, Yanti Prapat, Director of Sales and Business Development AXA Life Indonesia, dan Emmanuel Wehry, Chief Marketing Officer of AXA Indonesia.

Sejak tahun 2012, AXA Mandiri dan AXA terus melakukan sejumlah terobosan untuk meningkatkan kinerja dan menyempurnakan layanan bisnisnya. Komitmen ini diperkuat dengan usaha AXA Mandiri dan AXA yang selama ini untuk mengintergrasi transformasi digital dalam proses bisnis utamanya. AXA Mandiri dan AXA akan semakin mempercepat transformasi digital untuk meningkatkan efisiensi, memberikan kemudahan akses kepada nasabah dan sejumlah mitra bisnis, sekaligus menanggapi perubahan dalam gaya hidup masyarakat.

“Digital dapat membantu kami untuk menjawab kebutuhan nasabah, distributor, hingga karyawan internal kami. Digital telah mengubah peran kami sebagai pemberi asuransi dan kami percaya bahwa ini adalah suatu peluang yang besar bagi kami agar dapat memberi layanan yang lebih baik lagi, yaitu perlindungan jiwa, kerugian, serta perencanaan nasabah di masa depan,” kata Chief Marketing Officer of AXA Indonesia, Emmanuel Wehry.

Strategi itu juga selaras dengan strategi bisnis global AXA Group yang bertujuan untuk mendorong kesempurnaan pengalaman nasabah serta inovasi yang menunjukkan ambisi AXA Group sebagai perusahaan asuransi pemimpin digital dan multi-akses; termasuk dengan menjalin kerjasama secara global dengan Linkedin, Facebook, dan Google Ingress.

Indonesia dilihat memiliki pertumbuhan pengguna Internet yang luar biasa beberapa tahun belakangan. Sebuah firma riset Internet, Global Web Index, menyatakan bahwa penggunaan Internet di Indonesia menduduki peringkat ke-7 di dunia dengan sekitar 58 juta pengguna Internet, atau meningkat sebanyak 430% pada periode 2008-2013.

Riset ini juga menunjukkan bahwa sekitar 28% pengguna Internet di Indonesia mengakses web melalui alat perangkat mobile secara eksklusif. Inilah sebabnya mengapa AXA Mandiri dan AXA ingin membangun sebuah pengalaman multi-platform bagi para nasabah dalam menjalankan transaksi asuransi mereka.

Transformasi digital AXA Mandiri dan AXA mencakup tiga hal. Pertama, sebagai sumber informasi konsumen untuk meningkatkan kesadaran berasuransi. Untuk ini AXA Mandiri dan AXA sudah melakukan kampanye digital di antaranya #UntukAnakku, Sehat Untuk Semua, serta memosisikan diri sebagai mobile leadership.

Kedua, sebagai upaya untuk menjual produk AXA secara online. Berdasarkan sebuah studi yang dilaksanakan oleh AXA, 70% dari nasabah memilih untuk berinteraksi melalui jalur online. Nasabah juga bisa langsung menerima informasi yang berkaitan dengan produk asuransi yang nasabah inginkan, sehingga memungkinkan nasabah untuk mengelola kebutuhannya sendiri. Selain itu, nasabah juga bisa mengajukan klaim secara online atau e-claim; juga menerima e-policy (e-polis) untuk beberapa produk asuransi.

Director of Sales and Business Development AXA Life Indonesia, Yanti Prapat, mengungkapkan bahwa melalui transformasi digital yang telah menjadi jantung dari operasional AXA saat ini, AXA berharap untuk dapat membuka akses yang lebih luas akan perlindungan asuransi bagi masyarakat menjadi sangat mudah. "Inovasi kami diyakini dapat menjadi solusi perusahaan dalam menjawab kebutuhan pertumbuhan penduduk yang pesat, termasuk kelas menengah di Indonesia.” ujarnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)