Kolaborasi Cisco-NetApp Bangun Masa Depan Data Center

Perusahaan yang bergerak di bidang teknologi komputasi, yakni Cisco dan NetApp mengumumkan perluasan kemitraan kedua perusahaan dalam inovasi infrastruktur baru yang terpusat guna menyatukan berbagai infrastruktur kantor cabang, pusat data, dan public cloud di bawah arsitektur FlexPod.

Kedua perusahaan berusaha dalam melakukan integrasi teknologi, penyebaran solusi, dan kolaborasi berkelanjutan untuk pemasaran. Semua itu dilakukan semata untuk memudahkan konsumen dalam menggunakan dan mengakses solusi-solusi infrastruktur cloud generasi berikutnya.

“NetApp dan Cisco memiliki sebuah visi bersama untuk masa depan data center dan akan terus berkolaborasi di inovasi yang menghubungkan berbagai organisasi di bawah sebuah arsitektur cloud holistik,” sebut Yudi Wiradarma, TSO Director PT NetApp Indonesia, dalam siaran pers yang diterbitkan Senin (11/2/2013).

Cisco dan NetApp telah menjalin kemitraan selama satu dekade. Keduanya sekarang memiliki lebih dari 2.100 pelanggan FlexPod di lebih dari 35 negara dan lebih dari 700 saluran mitra. Capaian tersebut pun dimanfaatkan kedua perusahaan untuk memperluas kemitraan demi menghasilkan inovasi yang lebih baik.

Cisco dan NetApp mengembangkan integrasi yang lebih dalam untuk solusi-solusi Cisco Unified Data Center, NetApp FAS Storage System, dan mitra teknologi ekosistem FlexPod. Ini dilakukan untuk menciptakan sebuah pondasi bersama untuk pusat data dan penyedia layanan, dari implementasi kantor cabang ke penggunaan multi-pusat data tingkat cloud.

Solusi-solusi FlexPod akan menyediakan kemampuan untuk mengelola hingga 10.000 server, yang memungkinkan organisasi-organisasi untuk menyatukan beberapa rak FlexPod dan mengaktifkan multihop Fiber Channel over Ethernet (FCoE). Solusi-solusi ini diset khusus untuk penyedia layanan dan perusahaan yang memungkinkan skalabilitas infrastruktur untuk disesuaikan dengan kinerja dan dukungan prediktif.

FlexPod pun akan terus memimpin integrasi dari alat pengelolaan infrastruktur dan akan mendukung Cisco UCS Manager 2.1, UCS Central, dan produk-produk Cloupia yang baru saja diakuisisi Cisco. Kemudian, dukungan untuk Cisco Intelligent Automation for Cloud (Cisco IAC) memungkinkan solusi pengelolaan cloud untuk pelanggan FlexPod.

Integrasi yang lebih dalam untuk FlexPod di tingkat platform, dan bukan di tingkat komponen, akan memungkinkan pengendalian FlexPod untuk secara mudah dilakukan oleh mitra solusi, termasuk Microsoft System Center dan Citrix CloudPlatformTM powered by Apache CloudStackTM.

Cisco dan NetApp juga bakal menyatukan teknologi-teknologi Flash di tingkat host dan penyimpanan untuk mempercepat kinerja di semua area dari infrastruktur yang sudah disatukan. Di tingkat server, aplikasi-aplikasi yang berjalan di server-server Cisco Unified Computing SystemTM (Cisco UCS) yang sudah dioptimalkan untuk Flash bisa lebih dipercepat dengan NetApp Flash Accel. Sementara di tingkat controller dan array, teknologi seperti NetApp Flash Cache dan Flash Pool bisa digunakan untuk mengakses data yang di-cache dengan lebih cepat.

Dan untuk mempercepat momentum di pasar penyedia layanan, Cisco dan NetApp mengembangkan solusi FlexPod yang fleksibel dan memiliki kemampuan skalabilitas yang sangat tinggi. Di mana solusi ini mampu menangani banyak arsitektur pusat data dari penyedia layanan.

Bukan hanya itu, Cisco dan NetApp juga bermitra untuk memperluas kemampuan dari ExpressPod demi memenuhi berbagai kebutuhan komputasi, jaringan dan penyimpanan dari kantor-kantor cabang. ExpressPod memiliki pendekatan infrastruktur terpadu yang sama dengan FlexPod. Dan hasilnya adalah ExpressPod ideal untuk penggunaan di kantor cabang dengan jalur upgrade mudah ke FlexPod sesuai dengan pertumbuhan kebutuhan kantor cabang.

“Tim-tim pengembangan, penjualan dan channel kami akan bekerja semakin erat lagi untuk menghasilkan solusi-solusi baru yang memperluas peluang-peluang pasar bagi kedua perusahaan dan mitra-mitra kami, dan membantu pelanggan-pelanggan meraih sebuah keunggulan persaingan dari agile data infrastructure mereka yang fleksibel dan efisien,” tambah Yudi.

Padmasree Warrior, Chief Technology & Strategy Officer Cisco, mengatakan, kemitraan dengan NetApp selama 10 tahun terakhir telah terbukti keberhasilannya, khususnya dalam menghadirkan sebuah arsitektur FlexPod yang sudah divalidasi Cisco ke para pelanggannya. Berdasarkan keberhasilan itu, Cisco pun berusaha memperluas kemitraannya demi menghasilkan integrasi teknologi yang lebih mendalam dan pengembangan solusi yang lebih luas di pusat data terpadu untuk sebuah infrastruktur terbuka. “Bersama-sama kami bisa membantu para pelanggan kami untuk bisa memanfaatkan investasi data center mereka yang sudah ada untuk menjawab tantangan-tantangan era mobile-cloud,” ungkap Padmasree. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)