Kredit Modalku untuk UKM Hingga Rp500 Juta, Mau?

Kehadiran startup financial tecnology (Fintech) kian marak membanjiri Tanah Air. Baru-baru ini ada startup baru diluncurkan dengan nama Modalku. Direktur Utama PT Mitrausaha Indonesia Group (Modalku), Reynold Wijaya, mengatakan kehadiran Modalku bertujuan untuk membantu para pelaku industri usaha kecil dan menengah (UKM) memperoleh pinjaman dana.

Modalku adalah perusahaan teknologi pinjam- meminjam langsung (peer-to-peer lending) yang mempertemukan pemberi pinjaman dan peminjam dalam marketplace di situs modalku.co.id. Bunga yang ditawarkan pun bersaing dengan bunga bank atau di kisaran 15-20 persen.

Para investor dikatakan Reynold tak perlu ragu atas risiko memberikan pinjaman di Modalku. Musababnya para peminjam yang terdapat di Modalku, telah melalui proses seleksi yang ketat melalui lima tahap baik offline maupun secara online, yaitu melalui tahap pengajuan aplikasi, Profile screening, verifikasi antri fraud dengan cara melakukan site visit, psychometric testing untuk mengetahui psikologi atau karakter peminjam, hingga evaluasi bisnis dan keuangan. “Peminjam yang memiliki risiko bisnis yang tinggi, tidak akan kami terima,” ujarnya.

Kehadiran Modalku , juga ia katakan sebagai alternatif untuk pilihan investasi konvensional seperti saham, obligasi, reksa dana, dan deposito. Produk ini terjangkau , karena setiap orang dapat membuka akun di Modalku dengan jumlah pinjaman minimal Rp 10 juta dengan imbal hasil sekitar 12 persen.

8bdba00b-f5fd-48cd-968e-3e4c5d6436c5

Di Modalku, Reynold mengaku melakukan monetisasi bisnis dengan membebankan fee atas setiap kesepakan nilai yang rampung. Besarannya sebesar 3-4 persen untuk pemberi pinjaman, dan 3 persen untuk peminjam. Adapun jumlah pinjaman yang dapat diminta oleh peminjam berkisar Rp50 juta -  500 juta , untuk tenor yang bisa dipilih adalah 3, 6 hingga 12 bulan. Pemberi pinjaman bebas nebaruh uangnya dimana pun portofolio yang mereka anggap menarik.”Tapi untuk mengurangi resiko, kami sarankan melakukan diversifikasi portofolio,” ujarnya. Disetiap portofolio yang akan dipinjamkan, pemberi peminjaman dikenakan minimal pinjaman. Besaran Rp 1 juta rupiah.

Sebelum melakukan peluncuran di Jakarta, Reynold yang juga merupakan co-founder, mengatakan bahwa sistem serupa ia telah uji di Singapura melalui Fundingsocieties yang telah berjalan enam bulan ini. Di Singapura sendiri, respon masyarakat terhadap marketplace tersebut sangat bagus dan mencatatkan jumlah kredit macet yang rendah.“Kesuksesan pembayarannya mencapai angka 98.4 persen dengan jumlah pinjaman yang telah dikucurkan sebanyak SGD 3,2 juta, di 39 pinjaman.

Sebagai ilustrasi memudahkan gambaran, misal pengusaha Harry ingin meminjam uang sebesar Rp 50 juta untuk pengembangan usahanya. Lalu setelah memasuki proses penilaian yang berlangsung maksimal 4 hari, bisnisnya diterima oleh Modalku untuk ditawarkan kepada pemberi pinjaman. Dalam waktu 7 hari, profil bisnis Harry akan ditampilkan di dasboard Modalku.

Pemberi pinjaman yang tertarik bisa memberikan pinjamannya ke Harry. Dalam waktu 7 hari itu, akan dilihat apakah kebutuhan dana sebesar Rp 50 juta terpenuhi. Bila terpenuhi maka, proses pencairan dana akan berlangsung maksimal 10 hari. Namun bila kebutuhan dana itu tidak terpenuhi, pihak Modalku bisa memperpanjang eksistensi usaha Harry di dasboard dalam waktu 7 hari ke depannya. "Kalau tetap misal tidak terpenuhi, kami akan serahkan ke pihak peminjam, akan mencairkan atau tidak.Kalau tidak maka uang pemberi pinjaman akan kembali masuk ke akun masing-masing," jelasnya. (EVA)

Berikut beberapa persyaratan peminjam di Modalku
- Warga Indonesia
- Berdomisil di Jabodetakbek
- Berusia 21 sampai dengan 60 tahun
- Pendidikan minimal sarjana
- Memiliki omset bisnis Rp 20 juta
- Bisnis sudah beroperasi minimal 2 tahun
- Bisa PT, CV ataupun perorangan

Modalku

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)