Lamudi Siap Memimpin Platform Properti di Indonesia

Platform properti global, Lamudi (lamudi.co.id) secara resmi diluncurkan di Indonesia pada tanggal 24 April 2014 di PAD@28 Cafe, Tulodong Atas, Jakarta Selatan. Dengan demikian kloning platform dari Lazada ini siap meramaikan persaingan bisnis properti di Indonesia.
IMG_0611
Lamudi mengibarkan benderanya di Indonesia dengan membawa misi efektivitas jual – beli, serta sewa menyewa properti yang pada dewasa ini masih didominasi oleh cara promosi konvensional, baik itu yang melalui media cetak seperti koran dan majalah, serta menggunakan papan atau kain yang ditempel di dinding – dinding bangunan.

“Lamudi hadir dengan memberikan kemudahan, baik itu kepada agen properti maupun kepada konsumen yang ingin membeli atau menyewa properti, sehingga mereka dapat membuat interaksi seefektif mungkin secara online. Dengan demikian si pembeli tidak perlu datang ke lokasi untuk melihat detil properti yang diinginkan, melainkan dapat membandingkan lewat foto yang diupload di situs lamudi.co.id,” seperti yang dipaparkan secara gamblang oleh Co-Founder and Managing Director Lamudi Indonesia, Lorenzo Perachhione ketika mendemonstrasikan cara kerja platform tersebut.

Sementara itu, Co-Founder and Managing Director Karan Khetan menuturkan bahwa dirinya optimis Lamudi akan leading dalam kompetisi properti di Indonesia. Rasional tersebut hadir mengingat solidnya sistem e-commerce yang mendukungnya. “Sistem e-commerce Lamudi masih kurang lebih sama dengan induknya, yakni Lazada yang juga leading di bidang jual beli online,” tambahnya.

Untuk memuluskan langkahnya, Lamudi juga dilengkapi dengan sistem Search Engine Optimization (SEO) yang compatible dengan berbagai kata kunci umum properti. “Tujuannya adalah untuk menjaring sebanyak mungkin visitor,” imbuhnya.

Optimisme Lamudi Indonesia juga membumbung tinggi lantaran kesuksesannya mendominasi pasar properti di berbagai negara. Sejak gencar diluncurkan tahun lalu, Lamudi tercatat telah beroperasi di 22 negara yang tersebar di benua Afrika, Amerika Latin dan Asia.

Lebih lanjut lagi, Karan menambahkan bahwa pertumbuhan pasar properti di Indonesia juga menjadi kunci dalam menciptakan traffic crowd, terutama yang terpusat di Jakarta dan sekitarnya. Walaupun demikian, Lamudi tidak meng-ekslusifkan diri sebatas Jakarta saja, melainkan dapat menampilkan juga properti berbagai berbagai penjuru Indonesia.(EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)