Pivotal Siap Bantu Industri Perbankan di Indonesia

Setelah berdiri pada April 2013, Pivotal, perusahaan konsultan pengembangan software yang bermarkas di California kini mulai melebarkan sayap bisnisnya ke Indonesia. Dalam sesi khusus dengan awak media beberapa hari yang lalu (4/6), Sean Lee, Director Head of Product Strategy Pivotal, menjelaskan bahwa Pivotal siap untuk membantu industri pebankan di Indonesia memasuki digital banking.

Sean Lee, Director Head of Product Strategy Pivotal Sean Lee, Director Head of Product Strategy Pivotal

“Kami melihat industri perbankan di Indonesia sudah mulai melek tentang konsep cloud computing, banyak dari beberapa perusahaan perbankan yang meminta saran kami untuk pengembangan sistem cloud bisa lewat private cloud maupun data center,” ucap Sean.

Terkait dengan cloud computing, Pivotal memiliki teknologi Pivotal Cloud Foundry. Yaitu sebuah open source yang dikembangkan untuk perusahaan dan dapat diakses di berbagai jenis cloud. Baik public cloud, private cloud hinga sistem cloud yang mengkombinasikan private dan public cloud, yaitu hybrid cloud dan merupakan bagian dari Cloud Foundation.

Sean menjelaskan, kehadiran Pivotal sebagai tempat konsultasi dan sharing pengalaman bagi industri perbankan yang ingin tumbuh lebih baik. Ia juga membagi beberapa kreteria perbankan yang ingin masuk dalam cloud computing.
Pertama, perbankan yang sudah siap dengan segala infrastruktur dan SDM untuk melakukan digital banking. Kedua, perbankan yang ingin masuk ke ranah cloud computing dan memanfaatkan digital banking untuk meningkatkan performa perusahaan. Dan yang terakhir, perbankan yang belum siap dengan segala kendalanya untuk masuk di area digital banking.

Sementara itu, Natalina Damayanti, Sales Director Pivotal, menambahkan, dengan data analis segala informasi dan data yang terkumpulkan di internal industri perbankan dapat diolah sedemikian rupa untuk menentukan segment target perbankan dan dapat menjadi bahan pengambilan keputusan yang tepat.

Sebagai tambahan informasi Cloud Foundry merupakan platform open source dari perusahaan VMware yang mendukung beberapa penyebaran aplikasi seperti Java, Ruby on Rails, Sinatra, Node.js dan Scale serta mendukung database untuk MySQL, MongoDB dan RabbitMQ.

Setelah induk perusahaan VMware, yaitu EMC Coorporation mendirikan Pivotal sebagai divisi baru untuk data computing maka produk Cloud Foundry tersebut, termasuk dari karyawan, software produk, dan lini bisnisnya dilimpahkan kepada anak perusahaannya, yaitu Pivotal. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)