Luncurkan Layanan e-Health, Lintasarta Masuk Sektor Kesehatan

PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta), perusahaan penyedia Komunikasi Data, Internet dan Layanan Nilai Tambah untuk berbagai sektor industri, meluncurkan Lintasarta e-Health. Bertepatan dengan Hospital Expo 2013 yang digelar tanggal 6 – 9 November 2013 di Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan, Lintasarta meluncurkan solusi ICT untuk industri healthcare dengan tema “Empowering Your Healthcare” yaitu mengoptimalkan sumber daya rumah sakit dengan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi.

Berdasarkan data Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan, jumlah rumah sakit di Indonesia sebanyak 2.184 unit per 2013. Pertumbuhan rumah sakit di Indonesia diperkirakan sebesar 7% pada kurun waktu 2010-2015.

Teddy Sis Herdianto, General Manager Strategy & Business Development Lintasarta (tengah) dan tim Teddy Sis Herdianto, General Manager Strategy & Business Development Lintasarta (tengah) dan tim

Pertumbuhan rumah sakit ini menuntut industri rumah sakit terus berinovasi untuk meningkatkan produktivitas rumah sakit dan kepuasan pasien ketika berobat termasuk menerapkan teknologi informasi dan komunikasi. Pembenahan Rumah Sakit juga dipicu dengan adanya program akreditasi rumah sakit untuk dapat ikut serta ke dalam program pemerintah Sistem Jaminan Sosial Nasional, atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Lintasarta merupakan salah satu pemain utama di bidang ICT services di Indonesia. Lintasarta memiliki layanan data communication, internet dan Value Added Services seperti Data Center, Cloud Computing, Managed Services, Contact Center, Video Conference, SMS Broadcast dan payment system.

Teddy Sis Herdianto, General Manager Strategy & Business Development Lintasarta, menjelaskan, dengan adanya rencana implementasi program BPJS dan juga pertumbuhan industri kesehatan pada umumnya, Lintasarta melihat adanya peluang untuk memberikan solusi teknologi informasi dan komunikasi kepada sektor kesehatan. Kami akan melengkapi layanannya dengan mengembangkan solusi Lintasarta e-Health untuk industri kesehatan.

Produk-produk e-Health yang dikembangkan Lintasarta adalah sebagai berikut:

Pertama, HealthLink. HealthLink merupakan solusi Hospital Information System (HIS) yang terintegrasi dari mulai e-registration, medical record, e-prescription, e-radiologi, e-laboratorium, e-aptik, inventory dan akuntansi. Layanan ini terpadu melalui jaringan Local Area Network (LAN) dan jaringan Wide Area Network (WAN). Solusi ini dibanderol Rp 5-16 juta per bulan.

Ke-2, Online Appointment. Layanan Online Appointment merupakan fasilitas bagi pasien rumah sakit untuk melakukan reservasi kunjungan ke rumah sakit melalui telepon, fax, email, sms atau sosial media. Layanan ini menggunakan multimedia contact center yang diintegrasikan dengan aplikasi untuk pendaftaran dan penjadwalan kunjungan pasien. Sehingga rumah sakit akan lebih mudah dalam mengatur jadwal dokter dan reservasi pasien. Biaya yang dipatok layanan ini Rp 1,5 juta per seat.

Ke-3, Hospital Reminder. Ini merupakan layanan pengiriman pesan dalam bentuk sms broadcast yang terintegrasi dengan sistem database bahkan sistem HIS rumah sakit. Proses pengiriman pesan dapat dilakukan secara otomatis sesuai dengan kebutuhan informasi yang akan dikirimkan, misalnya untuk pengingat jadwal vaksinasi, pemeriksaan rutin, promosi dll. Tarifnya Rp 200 per SMS.

Ke-4, Telemedicine, yaitu layanan komunikasi video yang dapat digunakan untuk supervisi dokter subspesialis pada dokter spesialis dalam tindakan medis pada pasien dengan lokasi berbeda/ berjauhan. Layanan ini dapat menjadi solusi keterbatasan dokter subspesialis di Rumah Sakit. Biaya yang ditawarkan Rp 8 juta.

Teddy Sis Herdianto, General Manager Strategy & Business Development Lintasarta (kiri) dan Rinawaty A. Daulay, Manager Strategy & Business Development Division Lintasarta Teddy Sis Herdianto, General Manager Strategy & Business Development Lintasarta (kiri) dan Rinawaty A. Daulay, Manager Strategy & Business Development Division Lintasarta (kanan)

Dengan adanya solusi e-Health, Lintasarta berharap untuk dapat memperluas pangsa pasarnya khususnya di sektor kesehatan. “Kami targetkan bisa mengambil porsi 10% dari pasar healthcare yang ada,” tambah Teddy.

Saat ini Lintasarta telah melayani lebih dari 1.700 pelanggan korporasi dengan lebih 23.000 jaringan yang meliputi layanan jasa Lintasarta VPN, Lintasarta Metro Ethernet, Lintasarta VSAT, Lintasarta Internet Broadband, dan sebagainya.

Lintasarta memberikan layanan profesional mulai dari layanan pra-jual melalui business consultant, network engineer untuk assessment dan desain solusi pelanggan hingga layanan purna jual yang memadai berupa Helpdesk selama 24 jam 7 hari seminggu, Customer Assistant Representative (CAR), Customer Resident Assistant (CRA). Layanan professional kami didukung oleh lebih dari 1000 staf berpengalaman dengan dengan sertifikasi Internasional (CDCS, CDCP , CDFOM, CCNA, CCDA, CCNP, CCIP, CCSP, CCVP, CEH, CCIE, MTCNA, MTCRE, OCA, OCP, MCSA, MCSE, MCTS, MCPD, MCITP, PMP, CCSK, VCP, ITIL, dan IRCA ) yang tersebar di lebih dari 72 kota di Indonesia.

Perusahaan ini juga memberikan jaminan ketersediaan koneksi jaringan (SLA) sebesar 99%, 99,9% dan 99,99% sesuai kebutuhan para pelanggannya, dengan dukungan multimedia akses yaitu Fiber Optik, Broadband Wireless Access dan Satelit, serta multi backbone yang fully back up dan terkontrol melalui Network Monitoring System.

Infrastruktur Lintasarta berbasis platform jaringan Next Generation Network (NGN). Untuk jaminan mutu layanan Lintasarta telah memperoleh sertifikat IS0 9001:2008, ISO 27001:2005 dari SGS International dan sertifikasi OHSAS 18001 : 2007 ( Occupational Health And Safety Management System ) dari Bureau Veritas. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)