Malifax Tidak Gentar Hadapi Persaingan Aplikasi Digital

Pertumbuhan pasar mobile device seperti tablet, telepon pintar hingga personal komputer terus mengalami pertumbuhan signifikan. Pertumbuhan tablet misalnya, diperkirakan mencapai 110 persen dibanding tahun lalu. Sedangkan, untuk telepon pintar mencapai sekitar 54 persen. Kondisi tersebut menggambarkan masyarakat Indonesia dengan mobile device sangatl dibutuhkan.

Mobile device tidak hanya digunakan untuk keperluan pribadi tapi juga memasuki dunia pekerjaan. Untuk itulah, aplikasi pendukung, seperti sistem keamanan hingga aplikasi pesan pada perangkat sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Aplikasi tersebut bisa diperoleh dengan gratis hingga berbayar.

Senada dengan pertumbuhan mobile device, sistem aplikasi pun ikut naik daun. Beberapa tahun belakang, bermunculan perusahaan yang berbisnis aplikasi. Salah satunya, PT Malifex Indonesia. Bagaimanakah persaingan bisnis produk yang tidak kasat mata ini. Sementara, kecanggihan teknologi mudah diikuti oleh pesaingnya. Berikut wawancara SWA Online dengan Suhanda Wijaya, Managing Director PT Malifax Indonesia dan juga Ketua Komite Tetap Perangkat dan Jasa Informatika Kamar Dagang dan Industri Indonesia.

Bagaimana bisnis Malifax Indonesia bergerak?

Kami membuat aplikasi sesuai dengan analisa yang kami lakukan. Jika aplikasi tersebut sudah jadi, baru kami tawarkan ke pasar. Misalnya, kami menawarkan kepada perusahaan mengenai sistem aplikasi keamanan sesuai dengan yang kami buat. Kami melakukan penawaran langsung kepada perusahaan-perusahaan dan juga melakukan partership.

Pertumbuhan pasar seperti apa?

Seiring kemajuan teknologi, permintaan aplikasi juga terus meningkat. Apalagi untuk aplikasi sistem keamanan. Saat ini perusahaan-perusahaan merasa waspada agar data penting perusahaan tidak bocor ke pesaing bisnis. Informasi penting tersebut nilainya sangat mahal. Ditambah, baru-baru ini sedang panasnya tentang kebocoran rahasia instansi. Bisnis ini akan terus meningkat tiap tahunnya.

Target ke depan?

Ke depan kami akan membuat aplikasi yang di-inject ke dalam tablet. Market dari aplikasi tersebut disasarkan pada edukasi. Kami membuat aplikasi yang isinya materi-materi pelajaran sekolah. Kami terinspirasi karena anak sekolah membawa buku banyak sekali dalam satu tas. Dengan aplikasi ini mereka tidak perlu lagi membawa buku pelajaran.

Prestasi apa saja yang diraih Malifax?

Tahun 2008, Kami mendapatkan penghargaan Telkomsel Corporate Manage Service Supporting Provider. Lalu, 2012 Kami berhasi menjadi Best Manage Service and Supporting. Kami juga menjadi penyedia wireless intertnet untu F1 Singapure Night Race.

Bagaimana Anda menanggapi persaingan dengan perusahaan lain. Pasalnya, bisnis aplikasi mudah sekali untuk ditiru teknologinya?

Tidak bisa dipungkiri hal itu memang terjadi. Tapi servis apa yang kami berikan kepada konsumen yang menjadi kunci kami. Ini yang harus diberikan ke publik. Konsumen akan datang dengan sendirinya. Selama punya produk tapi kualitasnya jelek tidak akan pernah berhasil meskipun murah. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)