Maybank Luncurkan Regional Cash Management System

Maybank, grup perbankan keempat terbesar di ASEAN dari segi aset, meluncurkan Regional Cash Management System (RCMS) untuk memasuki pasar cash management  Asia yang tengah berkembang pesat, yang diproyeksikan bernilai lebih dari  US$162 miliar pada tahun 2014. Sistem baru ini diperkenalkan secara resmi pada hari Kamis (22/11/2012), di Singapura.

Abdul Farid Alias, Maybank Deputy President&Head Global Wholesale Banking, mengatakan, RCMS diluncurkan setelah melakukan studi yang mendalam mengenai kebutuhan nasabah regional Maybank khususnya dalam segmen transaksi perbankan dan pembiayaan perdagangan.

Detailnya, RCMS diluncurkan dengan platform berbasis web Maybank 2E. Hal ini akan memungkinkan Maybank memenuhi kebutuhan nasabah global banking untuk transaksi regional di 10 negara ASEAN, serta Cina dan Hong Kong.

Farid menyebutkan, RCMS menawarkan kapabilitas baru kepada nasabah, meningkatkan efisiensi, dan mengurangi risiko plus biaya.  Selain memiliki aksesibilitas lintas-batas, sistem baru ini juga memiliki  fitur yang telah ditingkatkan, seperti kapabilitas multi bahasa dalam enam bahasa yang berbeda. Bahasa itu adalah Inggris, Indonesia, Malaysia, Cina sederhana, Cina tradisional, dan Jepang.

Sistem ini pun memungkinkan nasabah untuk mengecek posisi modal kerja dengan tampilan angka-angka penting melalui kalkulator otomatis yang membantu mereka menentukan posisi finansial mereka.  Dalam hal keamanan, RCMS dilengkapi dengan fitur yang memenuhi persyaratan yang sangat ketat dari bank sentral di regional. Bahkan, RCMS pun bisa diakses dari berbagai platform telepon seluler, di antaranya iOS, Android, BlackBerry OS, dan Windows.

Fitur istimewa lainnya di RCMS adalah akses melalui portal Maybank Trade Finance “Trade-Connex” ke Trade Information MicrositeMicrosite ini menyediakan informasi perdagangan yang bermanfaat seperti persyaratan bea cukai, laporan bea cukai, kalkulasi bea cukai, kalender perdagangan, daftar tugas, dan bahkan kegiatan perdagangan. “Fasilitas baru ini akan membantu Maybank bergerak dari bank dengan kantor cabang fisik menjadi wholesale bank yang kuat, transaction bank untuk nasabah korporasi,” sebut Farid.

Ia pun menyimpulkan, RCMS dapat memperkuat posisi Maybank di pasar cash management regional.  Di mana saat ini, Maybank merupakan pemimpin cash management dan transaction banking di Malaysia. “Di Singapura dan Indonesia, kami sebelumnya melayani nasabah di negara masing-masing, tetapi sekarang dengan sistem baru ini kami memiliki kemampuan untuk menawarkan kepada mereka manajemen yang lengkap akan kebutuhan cash management dan trade finance melalui satu platform untuk regional,” terang dia.

“Peringkat kredit kami yang kuat akan memungkinkan melayani perusahaan multinasional dan perusahaan milik pemerintah di regional termasuk di Cina dan Hong Kong, yang memperkuat posisi kami untuk menjadi leading bank di bidang cash management pada 2015,” tutup Farid. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)