Menyongsong Era Industri 4.0, desktopIP Tawarkan Transoformasi Baru dalam Bekerja

 

 

Sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung berkembangnya industri 4.0 di Indonesia, desktopIP menghadirkan terobosan baru yaitu dengan meluncurkan Spatial. Spatial adalah sebuah platform bagi jejaring pekerja (net-worker) untuk dapat saling berkolaborasi melakukan suatu pekerjaan berbasis komputer, seperti programming, design¸ writing, dan masih banyak lagi. Melalui platform tersebut, mereka tidak perlu melakukan investasi besar dari sisi hardware maupun software karena semua sudah terfasilitasi pada cloud.

Phidi Soepangkat, Chief Executive Officer sekaligus pendiri desktopIP, mengatakan, “Saat ini kita tengah memasuki era Industri 4.0, di mana elemen–elemen yang dibutuhkan, antara lain, pada sisi infrastruktur, teknologi, juga tak terkecuali pekerjanya. Melalui teknologi Spatial ini kami memiliki tujuan untuk meningkatkan performa pekerja – pekerja remote, sehingga pekerjaan bisa diselesaikan lebih agile dan dampakya pada sektor industri bisa terasa lebih signifikan.”

Hal ini lantaran secara konsep, Spatial mendekonstruksi persepsi pekerja yang selama ini terbatas pada satu workplace menjadi tidak terbatas. Konsep workplace kini sudah digantikan oleh workspace dimana pekerja dapat melakukan pekerjaannya dengan tidak terbatas pada ruang, waktu, dan juga melalui perangkat apa mereka bekerja.

Dari sisi keunggulan produk Phidi menjelaskan bahwa, keunggulan Spatial ini terletak pada aspek freedom of computing, di mana pengguna platform ini tidak perlu mengakses aplikasi – aplikasi virtual yang terikat pada sebuah perangkat komputer. Kedua pengguna juga tidak perlu lagi melakukan investasi besar pada elemen – elemennya, hanya karena adanya kebutuhan untuk menjalankan aplikasi high resource, seperti aplikasi design dan video editing. Hal ini lantaran aplikasi – aplikasi tersebut sudah tersedia pada cloud, pengguna hanya perlu mengaksesnya melalui web browser.

Aspek lainnya yang menjadi keunggulan dari Spatial adalah dari sisi collaboration support-nya. Melalui platform ini pengguna yang menemui jalan buntu akan pekerjaannya, dapat mendelegasikan ke pengguna lain dengan memanfaatkan fasilitas App Sharing, sehingga orang lain dapat membantu menyelesaikan permasalahannya. Hal ini berlaku untuk berbagai jenis pekerjaan yang berinteraksi langsung dengan komputer seperti programming, design, writing, video editing, accounting, dan masih banyak lagi.

Keuntungan lainnya dari efisiensi pekerjaan adalah pengguna juga tidak perlu repot – repot melakukan instalasi aplikasi tertentu pada komputer mereka, cukup login dengan akses ID ke platform Spatial, maka pengguna bisa mengoperasikan aplikasi yang terdapat pada dashboard sebagaimana mereka mengoperasikannya pada komputer secara offline. Ditambah lagi, jika terdapat kebutuhan khusus dari pengguna untuk menginstalkan aplikasi tertentu pada virtual desktop mereka, itu juga sangat memungkinkan untuk dilakukan.

Dari aspek fungsional platform ini memiliki benefit bagi penggunanya. Jika pengguna mendapati adanya masalah pada aktivitasnya, mereka dapat meminta bantuan expert untuk menyelesaikannya, sementara dari sisi pengguna yang menawarkan bantuan mereka bisa mendapatkan penghasilan.

Muhammad Bahesti, Chief Technology Officer & Co-Founder desktopIP, menjelaskan, dari perspektif teknologi, Spatial memiliki tiga layanan, satu diantaranya sudah diluncurkan, yaitu Spatial Working Studio, sebuah portal dimana pengguna dapat melakukan aktivitas computing dengan apliaksi yang tersedia, melakukan penyimpanan data, dan berkolaborasi dengan rekannya hanya dengan memanfaatkan akses browser.

"Dua lainnya statusnya masih upcoming, yaitu Spatial Helper platform penghubung antara user dengan talent, serta Spatial Marketplace platform untuk talent dapat menampilkan portofolio product serta keterampilannya sehingga user dapat memanfaatkan jasanya.” jelas Bahesti.

Ia juga menambahkan, produk Spatial ini merupakan pengembangan dari produk desktopIP sebelumnya dimana banyak penyempurnaan yang dilakukan guna mencapai product market fit. Platform ini dijalankan di atas teknologi virtualisasi (Virtualiztic) yang dilengkapi dengan sejumlah kemampuan untuk mendukung performa nya, seperti load balancer, live migration, link aggregation, vLAN network, multiple clone, virtual environment clustering, dan virtual switch integrated.

Spatial juga memfasilitasi pengguna dalam melakukan penyimpanan data pada cloud, sehingga apabila terjadi kerusakan pada perangkat fisik pengguna (komputer), maupun pada level aplikasi ataupun virtual machine, data tetap aman.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)