Microsoft Dorong Guru Terapkan Teknologi untuk Mengajar

Sebagai wujud kepeduliannya terhadap dunia pendidikan, Microsoft mendorong guru di Indonesia untuk menerapkan sistem pembelajaran abad 21. Sistem ini berfokus pada pengembangan kemampuan murid dalam hal komunikasi, kolaborasi, komputasi serta pola pikir kritis dan kreatif yang dapat dicapai dengan dukungan teknologi.

IMG-20160503-WA0019Bentuk dukungan yang diberikan Microsoft diantaranya adalah penyelenggaraan program Microsoft Innovative Expert Educators (MIEE). Program ini memungkinkan para pengajar yang terpilih dari seluruh dunia untuk menjadi duta dan berbagi pengetahuan ke sesama pengajar tentang pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar.

Secara global, Microsoft juga telah membuat Microsoft Educator Community yang menjadi wadah bagi para guru dari seluruh dunia untuk mendapatkan pengembangan kapasitas profesional, membangun kurikulum, serta menyediakan sumber daya yang mampu meningkatkan metode belajar mengajar berbasis digital.

Benny Kusuma, Education Lead Microsoft Indonesia, mengatakan,Micrsoft mendukung pendidikan berbasis teknologi dengan menyediakan program-program edukasi bagi pelajar maupun guru. Menurutnya, teknologi dapat memeperluas kekuatan pendidikan dan mengembangkan potensi murid, guru dan sekolah.

“Salah satu program kami adalah mengadakan classroom training untuk guru setiap dua minggu sekali di hari Sabtu. Pelatihan ini mendorong pemanfaatan teknologi di ruang kelas. Tidak hanya office dasar, tapi juga kolaborasi misalnya memanfaatkan office 365 untuk proses belajar,” kata Benny.

Hingga saat ini sudah ada lebih dari 15.000 guru yang sudah mendapatkan pelatihan dari Microsoft. “Kami berkeliling ke daerah-daerag misal ke Palembang, Merauke, Makassar, Padang Panjang, Ende dan masih banyak lagi..

Kreativitas dan inovasi para guru sangat dibutuhkan untuk dapat memberikan materi yang menarik bagi para siswa. Sebagai contoh adalah Eko Purwanto yang merupakan Guru SDN Wonokerto, Magelang  yang memanfaatkan teknologi konferensi video Skype dalam memberikan pengajaran mengenai sejarah Candi Borobudur kepada guru dan murid di 12 sekolah.

“Saya tidak mendapat jatah banyak untuk pelatihan dari sekolah maupun dinas pendidikan, hingga akhirnya saya menemukan situs Microsoft yang dapat memberikan pelatihan online sekaligus menjadi forum diskusi bersama anggota komunitas pendidik internasional,” kata Eko. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)