Mitra Integrasi Kembangkan Super App Industri Perbankan

Ilustrasi aplikasi mobile (Foto: Istimewa)

Perkembangan ekonomi digital yang pesat dalam beberapa tahun belakangan, membuat sebagian besar bank di Indonesia telah memanfaatkan mobile apps dalam memberikan layanan kepada nasabah. PT Mitra Integrasi Informatika (MII), anak usaha PT Metrodata Electronics Tbk  (MTDL) menyiapkan infrastruktur dan platform aplikasi super (super app) untuk mempercepat transformasi digital menuju bank digital. Super app yang sudah banyak digunakan para startup (perusahaan rintisan) itu diharapkan memenuhi kebutuhan perbankan untuk nasabah dan memenangkan pasar melalui teknologi.

Berdasarkan data di laman businesstimes, pengguna mobile banking application di Indonesia pada Desember 2020 diperkirakan tumbuh sebanyak 36 juta atau menjadi 88 juta pengguna. Lalu, dengan kondisi pandemi Covid-19 yang saat ini membatasi mobilisasi masyarakat, pertumbuhan tersebut bahkan akan lebih tinggi. Dengan meningkatnya persaingan serta adanya disrupsi digital di sektor perbankan, maka bank perlu mencari cara baru untuk menyediakan pengalaman terbaik untuk mempertahankan hubungan dan loyalitas dengan nasabah, yaitu dengan menghadirkan super app untuk menjadi digital banking, yang dapat diakses melalui smartphone (Android dan iOS) maupun browser.

Alexander Kuntoro, Direktur Mitra Integrasi Informatika, mengatakan saat ini nasabah maupun korporasi sudah banyak yang melakukan pembayaran atau transaksi menggunakan teknologi internet banking atau mobile banking. Dengan berkembangnya zaman dan teknologi terkini, muncul aplikasi super atau super app dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan pengguna dan memenangkan pasar. “Super app merupakan aplikasi yang menyediakan semua layanan dalam satu platform, tanpa harus berpindah platform saat melakukan transaksi. Sehingga memudahkan pengguna yang menginginkan efisiensi,” kata Alexander dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat (16/7/2021).

Kompetensi dan pengalaman dalam mendukung inisiatif pelanggan dengan mengadopsi pendekatan cloud native application, maka MII menyodorokan  infrastructure software serta membangun microservices dengan DevOps untuk masingmasing layanan dan channel payment. “Single portal untuk berbagai layanan dengan konsep one stop shopping,” ucap Alexander

Super app memungkinkan bank berpeluang untuk menjadi lebih dari sekadar penyedia seluruh layanan jasa keuangan (tabungan, deposito, wealth management (obligasi negara), asuransi, reksadana, kartu kredit, termasuk kartu kredit tambahan, maupun rekening pinjaman) dan juga mendorong pertumbuhan dengan bisnis model ekosistem kemitraan yang dapat dijalin dengan perusahaan teknologi finansial atau beberapa pelaku usaha dari sektor industri lainnya. Melalui super app, bank dapat menghadirkan nasabah mulai dari kebutuhan finansial dan gaya hidup, antara lain market place, travel, pembelian pulsa telepon genggam, pembelian paket data, top up uang elektronik, top up e-wallet, pembayaran berbagai macam tagihan bulanan (listrik, telepon, air, dan lain-lain), pembelian tiket, pemesanan hotel, e-commerce, pembayaran biaya pendidikan, hingga pembelian game voucher, dan bahkan layanan pemerintah (misalnya BPJS & pajak). Layanan ini akan terus bertambah dan harus adaptif terhadap kebiasaan baru nasabah dalam bertransaksi dengan memanfaatkan pendekatan Artificial Intelligence (AI), untuk menciptakan sentuhan personal dalam akses layanan keuangan yang lengkap.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)