Modalku Terpilih sebagai Partisipan The Next Indonesian Unicorns

Iwan Kurniawan, Co-Founder dan COO Modalku dan Reynold Wijaya, Co-Founder dan CEO Modalku (kanan) dalam Konferensi Internasional NextICorn (Next Indonesian Unicorns), Bali, (9/5).

Modalku telah dipercaya sebagai salah satu partisipan Nexticorn Startup dari industri financial technology (fintech) dalam Konferensi Internasional NextICorn (Next Indonesian Unicorns) yang diadakan pada tanggal 9 Mei 2018 di Nusa Dua, Bali.

Konferensi ini inisiatif dari Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama dengan Asosiasi Modal Ventura untuk Startups (AMVESINDO) dan perusahaan layanan global lainnya sebagai salah satu langkah maju Indonesia dalam perkembangan di dunia digital. Platform NextICorn secara eksklusif mengundang para investor dari pasar-pasar utama di seluruh dunia untuk berinteraksi dengan 70 technopreneurs digital Indonesia yang dikurasi dari berbagai sektor, investor teknologi lokal yang paling aktif, dan perwakilan pemerintah di Bali.

Sebagai platform peer-to-peer (P2P) lending di Asia Tenggara, Modalku merupakan salah satu startup yang bergerak di industri Peer-to-Peer Lending yang dinominasikan sebagai startup yang menjanjikan untuk menjadi The Next IndonesiaUnicorn.

Modalku didirikan oleh Reynold Wijaya dan Kelvin Teo sewaktu mereka menyelesaikan studi di Harvard Business School. Modalku lalu dikembangkan bersama oleh Iwan Kurniawan, Chief Operation Officer di Indonesia.  Modalku juga beroperasi di negara Singapura dan Malaysia dibawah nama Funding Societies dan telah berhasil melakukan pendanaan sebesar Rp 1,56 triliun secara regional.

Reynold Wijaya, Co-Founder dan CEO Modalku berkata “Kami sangat bangga dapat menjadi bagian dari Konferensi Internasional NextIcorn ini. Kami ingin turut berkontribusi dalam mendukung inklusi keuangan Indonesia dengan menyediakan wadah alternatif investasi yang dapat diakses oleh UKM yang membutuhkan. Modalku terus berharap untuk dapat memberikan yang hasil dan usaha yang terbaik untuk perekonomian Indonesia maupun Asia Tenggara.”

Berdasarkan riset dari KPMG Enterprise menunjukkan bahwa Asia Tenggara juga telah di identifikasi sebagai target utama untuk Venture Capital Investment. Hal ini didukung oleh jumlah populasi yang relatif tinggi dan tingkat penetrasi pasar yang rendah di sektor-sektor yang dianggap penuh di pasar global lainnya.

Sejak didirikan pada tahun 2016, Modalku juga telah berhasil untuk meraih funding series A dan B di Asia Tenggara sebesar Rp 100 Miliar dan Rp 350 Miliar yang didukung oleh Softbank Ventures Korea, Seqouia India, Alpha JWC Ventures Indonesia, dan Golden Gate Ventures.

 

Editor: Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!