Modalku Tingkatkan Keamanan Melalui Sertifikasi ISO 27001

Reynold Wijaya, Co-Founder dan CEO Modalku.

Platform peer to peer (P2P) lending, Modalku telah memperoleh sertifikasi ISO 27001 yang pertama dalam industri P2P lending di Indonesia.

ISO 27001 adalah standar sistem manajemen keamanan informasi internasional yang berdasarkan analisis risiko terhadap informasi yang dimiliki oleh perusahaan. Dengan ISO 27001, Modalku bertujuan untuk mengurangi potensi penyalahgunaan data, hacking dan pencurian identitas.

“Dengan adanya ISO 27001, Modalku dapat melayani pengguna lebih baik dengan standar sistem manajemen keamanan informasi kelas internasional. Kami percaya bahwa upaya Modalku untuk terus berkembang dan mengedepankan keamanan informasi pengguna adalah kunci inovasi inklusi finansial di Indonesia,” ujar Reynold Wijaya, Co-Founder dan CEO Modalku dalam keterangan tertulisnya, (8/3/2018).

Saat ini Modalku juga telah menerapkan prinsip responsible lending. Prinsip ini adalah asas operasi Modalku untuk melakukan analisa penilaian pertumbuhan bisnis UMKM yang terkait dan kemampuan finansial mereka untuk melakukan pembayaran rutin dan melunasi pinjaman, menggunakan teknik penilaian kredit yang sesuai sebelum memberikan kredit. Dengan adanya responsible lending, pengguna Modalku dapat menerima informasi yang jelas mengenai biaya pinjaman dan tingkat suku bunga yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan UMKM yang terkait.

Adapun Modalku telah bekerja sama dengan Bank Sinarmas dalam menghadirkan sistem kustodian,agar tampungan dana, keamanan dan transparansi platform menjadi lebih terjamin. Kerja sama antara pihak P2P lending dan perbankan ini agar jangkauan layanan keuangan dapat diperluas bagi segmen yang sebelumnya belum terlayani ekosistem keuangan formal.

Frenky Tirtowijoyo, Direktur Utama Bank Sinarmas, mengatakan, “Kesuksesan kami menjadi bank dan P2P lending pertama di Indonesia yang menerapkan sistem kustodian telah membawa sektor P2P lending tanah air ke arah yang lebih ideal. Ke depannya, kami harap kerja sama ini dapat menjangkau semakin banyak nasabah melalui teknologi digital.”

Untuk diketahui memasuki tahun 2018, dampak industri P2P lending terhadap keuangan Indonesia semakin kuat. Data terakhir OJK mencatat bahwa P2P lending, salah satu model bisnis teknologi finansial (fintech), telah mendanai pinjaman sebesar Rp 2,5 triliun selama 2017 di Indonesia. Saat ini, Modalku telah berhasil menyalurkan lebih dari Rp 1,22 triliun pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil Menengah di Indonesia, Singapura, dan Malaysia.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!