Mungkinkah Pocari Sweat Jadi Minuman Pertama di Bulan?

Penemuan air di bulan yang sempat mencengangkan pada tahun 2009 silam oleh NASA, membuka ekspektasi akan adanya kehidupam di bulan. Menindaklanjuti penemuan tersebut, Pocari Sweat segera menyusun misi untuk menjadi minuman pertama yang mendarat di bulan. Rencananya, minuman isotonik tersebut akan dikirim dalam bentuk serbuk.

Ternyata misi ini tidak hanya menjadi sebuah wacana. Untuk mempersiapkan hal tersebut Otsuka Pharmaceutical Co.Ltd selaku produsen minuman isotonik Pocari Sweat bekerja sama dengan Astroscale, pakar desain dan teknologi antariksa asal Jepang yang memiliki base camp di Singapura, serta pihak-pihak lainnya yang memiliki kapabilitas berbasis sains dan teknologi. Mereka semua akan bekerja keras dalam mempersiapkan peluncuran Pocari Sweat ke bulan melalui sebuah proyek yang diberi nama Lunar Dream Project.

unnamed

Daniel Pieter, Head of Marketing Pocari Sweat, menyatakan, peluncuran Pocari Sweat ke bulan diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk memajukan sains kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda di Indonesia.

“Lunar Dream Project, selain bertujuan mengantar Pocari Sweat ke bulan, misi ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat khususnya generasi muda agar berani bermimpi dan mewujudkannya. Selain itu, sains dan teknologi merupakan perangkat vital yang memungkinkan Lunar Dream Project terwujud. Kami berharap suatu hari nanti, salah satu anak Indonesia dapat terbang ke bulan dan menikmati Pocari Sweat di sana," katanya.

Hal serupa juga dinyatakan oleh Nobu Okada, CEO sekaligus Founder dari Astroscale. Sebagai pihak yang memimpin keseluruhan desain dan manajemen teknologi Lunar Dream Project,  Pocari Sweat dibawa oleh pesawat tanpa awak moon lander “Griffin” yang rencananya akan menempuh perjalanan dari bumi ke bulan sejauh lebih kurang 380.000 km. Pocari Sweat dikirimkan ke bulan berbentuk bubuk yang disimpan dalam time capsule  dirancang khusus untuk misi ini.

“Kapsul tersebut didesain dengan teknologi khusus menyerupai kaleng Pocari Sweat yang dapat bertahan untuk jangka waktu lama di ekosistem bulan. Rencananya, time capsule Pocari Sweat dijadwalkan meluncur ke bulan pada musim panas 2016,” jelasnya.

Sebagai wakil dari Indonesia, Firly Savitri, CEO dari Ilmuwan Muda Indonesia, menyatakan kegembiraannya keterlibatan dirinya dalam melaksanankan misi ini. Terutama menyebarkan mimpi anak Indonesia untuk menjadi seorang Astronom di masa depan.

“Banyak hal yang dapat dilakukan oleh manusia untuk peradabannya dengan memaksimalkan pengetahuan sains. Oleh karena itu, saya mengajak anak-anak muda di Indonesia untuk terus giat belajar, khususnya sains, agar dapat berbuat lebih banyak lagi. Tidak hanya bagi diri sendiri tetapi bangsa, negara, bahkan dunia ini. Lunar Dream Project adalah sebuah bukti nyata dari Pocari Sweat bagaimana sains dapat membuat manusia melangkah jauh dalam kehidupan ini,” tutup Firly. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)