NetApp Indonesia Ingin Solusinya Lebih Bermanfaat untuk Sektor Publik

Scott Morris dan Steven Law Scott Morris dan Steven Law

NetApp, perusahaan penyedia infrastruktur TI yang telah berpengalaman 20 tahun mengumumkan kinerjanya di tahun 2013 lalu. Secara global, perusahaan ini mengusai 18% pangsa pasar dunia. Dalam sebuah kesempatan di Seminyak , Bali, Steven Law, Country Manager NetApp Indonesia menyebutkan pengguna jasa NetApp di Indonesia tidak berbeda jauh dengan tren yang terjadi di ASEAN. Palingbesar, konsumen NetApp berasal dari sektor komunikasi, media, utility, energi kemudian disusul oleh sektor manufaktur, retail, distribusi dan transportasi.

Saat ini, menurut Steven, bisnis NetApp di Indonesia berkontribusi sebesar 16% bisnis NetApp di ASEAN. Perkembangan teknologi cloud dan upaya NetApp dalam mengedukasi pasar bahwa teknologi cloud merupakan teknologi yang aman dan dapat diterima menjadikan bisnis jasa ini terus berkembang. “Indonesia merupakan pasar yang sangat fantastis untuk layanan cloud,” papar Scott Morris, Managing Director NetApp ASEAN. Namun, NetApp Indonesia rupanya tidak puas jika hanya sebagai perusahaan penyedia layanan cloud. “Kami tidak hanya ingin menjadi pemimpin dalam layanan cloud tetapi juga memberi kerja sama dalam hal strategi marketing, dan sebagainya,” ujar Steven.

NetApp berupaya membantu para konsumennya sesuai dengan tagline-nya, go further, faster. Hal tersebut dilakukan dengan meningkatkan efisiensi storage dengan mengurangi kapasitas yang diperlukan sebesar 40%, dengan melakukan efisiensi sistem back up,  mengurangi risiko program, menyediakan infrastruktur yang scalabilitu dan menciptakan model operasi dengan biaya yang lebih rendah serta memberikan garansi hingga 99,5% yang mampu menghasilkan penghematan sebesar 50%. Beberapa customer NetApp Indonesia diantaranya adalah Telkomsigma, LintasArta dan Freeport Indonesia.

Pada kuartal III 2013 lalu, NetApp Indonesia menjadi penyedia open storage network terbesar, dengan pencapaian pangsa pasar 21,3% pangsa pasar. Ke depan, Steven berharap pihaknya mampu memberikan solusi yang memberikan manfaat lebih besar terutama pada sektor publik, mengingat saat ini teknologi untuk deteksi banjir, pengenalan wajah, dsb sudah berkembang. Hal ini menjadi peluang yang menarik bagi NetApp. Steven tak menampik, pihaknya akan tetap fokus pada segmentasi yang saat ini sudah terbangun, yakni sebagai penyedia layanan cloud. Di sisi lain, NetApp juga akan masuk ke isiris, converged infrastructure dalam hal ini  Flexpod dan fokus pada konsep paper-used model untuk public cloud structure dengan target data di bawah 1000 TB. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)