NFC Kucurkan Investasi ke Ideosource

Andi Boediman. (Foto : Dokumen)

PT NFC Indonesia Tbk (NFCX), anak usaha PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), mengumumkan rencana untuk berinvestasi di Ideosource Entertainment (IDEO), grup film dan hiburan di Indonesia. Investasi ini diharapkan dapat memperkuat value chain dari NFCX dan IDEO, dari sisi permintaan dan penawaran pada lanskap digital dan hiburan.

Andi Boediman, CEO dari IDEO, mengungkapkan pihaknya memiliki beragam portofolio film fitur Indonesia. Film Keluarga Cemara merupakan investasi film tersukses IDEO lantaran jumlah penonton menembus angka 1,7 juta serta pendapatan lain-lain dari sponsor dan hak digital. “IDEO juga berinvestasi di deretan film screenplay Bumilangit, salah satunya adalah Gundala, pahlawan super komik asli Indonesia karya Hasmi (almarhum). Disutradarai oleh Joko Anwar, film ini menceritakan tentang asal usul dari si pahlawan super tersebut, dan menjadi salah satu film yang paling ditunggu-tunggu tahun ini,” ujar Andi dalam keterangannya seperti disampaikan di Jakarta, Jum’at (30/8/2019)

Indonesia menempati peringkat ke-15 di 20 besar pasar box office internasional dengan ukuran pasar yang mencapai US$ 400 juta, menurut penelitian MPAA. Lebih lanjut, industri film Indonesia telah mencapai nilai 52 juta pada penjualan tiket untuk film Indonesia tahun 2018. Berdasarkan penelitian tersebut, perseroan memprediksi bahwa film Indonesia dan rerata pertumbuhan majemuk pasar OTT dalam 4 tahun akan tumbuh sebesar 21%, dari US$ 512 juta pada tahun 2018 ke US$ 1,1 miliar pada tahun 2022.

Andi meyakini sebagai bagian dari tren global, bisnis hiburan juga turut melengkapi bisnis e-commerce. Model ini telah dibuktikan oleh Amazon Prime di China dan India, serta Alibaba Pictures di China. Untuk alasan tersebut, IDEO dan NFCX optimistis dapat menciptakan nilai sinergis yang luar biasa. Saat ini, bisnis IDEO mencakup dari investasi film dan media, hingga produksi film dan media, media analytics platform, serta digital marketing agency. “Ke depannya, kami akan meningkatkan bisnis kami ke bisnis IP licensing and merchandising, menawarkan layanan ini ke berbagai brands dan sponsor,” sebut Andi.

Sementara itu, Abraham Theofilus, CEO dari NFCX, menambahkan sebagai perusahaan digital exchange hub, NFCX terus membangun disruptive platforms di beragam area, termasuk media dan advertising. Perseroan meyakini platform yang kuat harus juga didukung dengan konten yang kuat. Hal tersebut akan menciptakan magnet alami bagi platform tersebut. “Kami juga melihat bahwa IDEO film dan media analytic platform juga dapat memperkuat infrastruktur programmatic and deep-learning and advertising kami. Dengan dukungan finansial dan ekosistem digital luas dari NFCX, kami dapat membantu IDEO untuk berkembang lebih cepat dan lebih besar,” tutur Abraham.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)