Office 2013 Tampilkan Banyak Fitur Unik

Akhir bulan ini, Microsoft akan meluncurkan Office 2013. Dibanding dari versi sebelumnya, Office 2010, versi ini mengembangkan beberapa fitur, detail tampilan, dan lebih mengandalkan komputasi awan.

Arthur Renaldy Arthur Renaldy

Antarmuka pengguna atau user interface (UI) pada Office 2013 lebih terang dengan dominasi warna putih sebagai latar belakang. Paket aplikasi perkantoran tersebut juga mendukung perangkat sentuh. Di ujung kiri atas jendela office, terdapat ikon bulat kecil untuk mengubah mode sentuh dan konvensional. Ketika modenya diganti menjadi mode sentuh, ikon-ikon pada ribbon (sebutan untuk panel menu Office), merenggang untuk memberi ruang sentuh bagi jari pengguna. Ikon akan kembali merapat bila mode kembali ke konvensional agar lebih mudah dijangkau pointer.

Template adalah fitur yang selalu kebagian penambahan setiap Microsoft Office melakukan update maupun upgrade. Begitu pula di versi Office 2013 ini. Template dengan warna cerah dan minim goresan vektor ditambahkan di semua aplikasi Office 2013.

Komputasi Awan merupakan salah satu fitur yang ditonjolkan Microsoft sejak Office 2010. Layanan Office 365, SkyDrive, dan beberapa aplikasi pendukung lain semakin menekankan komputasi Awan sebagai medium penyimpanan dan berbagi. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya opsi “save to cloud” atau “simpan di Awan”  pada setiap aplikasi Office 2013. “Kalau kita sedang mengerjakan laporan, misalnya, kemudian tugas ke luar kota, tidak perlu bawa-bawa laptop atau flashdisk. Tinggal ambil dari awan saja,” kata Arthur Renaldy, Solution Specialist Microsoft Indonesia, Selasa (8/1). Dalam sebuah pertemuan virtual pun, pengguna dapat dengan mudah membagi dokumennya atau melakukan presentasi dari file yang sudah disimpan di Awan melalui aplikasi SkyDrive. Bicara komputasi Awan tentu saja mensyaratkan koneksi internet. Artinya, untuk bisa memanfaatkan fitur ini, pengguna harus memiliki koneksi internet yang memadai.

Fitur lain yang diunggulkan Office 2013 adalah kemudahan mengunduh gambar secara online. Dari tab “Insert” kelompok “Pictures”, pengguna bukan saja bisa menyertakan gambar yang sudah disediakan Office tetapi juga gambar-gambar yang tersedia di dunia maya melalui kata kunci tertentu. Dengan mengetikkan kata kunci dari gambar yang diinginkan setelah mengklik “Online Pictures”, Office akan menampilkan sejumlah gambar terkait untuk pengguna. Tidak hanya gambar, pengguna pun bisa menyertakan video maupun aplikasi dari internet. Sayangnya, memasukkan gambar atau multimedia online bukan berarti pengguna mengunduh file terpisah. Apabila pengguna hendak menggunakan gambar yang sama di dokumen lain, yang bisa dilakukan adalah menyalin gambar di file lama ke file baru. Tanpa file sebelumnya, pengguna harus kerja dua kali dengan kembali mencari gambar tersebut melalui fitur Online Pictures.

Untuk menjajal aplikasi Microsoft Office 2013, Microsoft menyediakan Web App yang dapat digunakan untuk membuat dan membaca dokumen secara online. Pengguna hanya perlu melakukan registrasi Office 365 free trial. Dapat digunakan secara cuma-cuma, fitur yang disediakan aplikasi Office Web App tentu sangat terbatas. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)