Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Pembelajaran Milenial

Transformasi Digitalisasi, adalah peran penting di era Revolusi Industry 4.0. Dimana ada tuntutan bagi perusahaan maupun sekolah merubah metode kerja dari sisi People, System, dan Process. Untuk dapat melakukan aktivitas, secara langsung maupun tidak langsung, Perusahaan dan Sekolah sudah harus bisa beradaptasi dengan proses digitalisasi tersebut.

Pada hari Sabtu, 12 Februari 2022, para Dosen Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer dari Universitas Mercu Buana kembali melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Sistem Informasi tahun 2021/2022 sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk memberikan kontribusi nyata bagi Bangsa, khususnya dalam mengembangkan kesejahteraan dan kemajuan Bangsa Indonesia.

Kali ini Pengabdian Masyarakat yang dibawakan mengangkat tema “Pemanfaatan Teknologi Informasi Untuk Pembelajaran Milenial" dengan target peserta adalah Bapak dan Ibu Guru dari SMK Reformasi Meruya Utara.  Acara dibuka oleh Ibu Kurnia Gusti Ayu, S.Kom., M.Kom selaku MC pada acara yang dilakukan secara daring melalui virtual conference Zoom. Kegiatan ini  dimulai dari  pukul 08.00 WIB  sampai dengan siang hari yang berlangsung dengan lima topik materi pembelajaran. “Diharapkan di pertemuan ini, dengan berbagi pengetahuan seputar teknologi, kami (Para Dosen) ikut berpartisipasi dalam mempersiapkan Bapak Ibu Guru menjadi yang terdepan dalam memasuki era industri 4.0” ujar ibu Febrianti Supardinah, ST., MBA dalam sambutannya sebagai perwakilan tim Pengabdian Masyarakat.

Pelatihan ini dimulai dengan materi pertama mengenai machine learning dibawakan oleh Bapak Sulis Sandiwarno, S.Kom, M.Kom sebagai ketua dengan judul  “Pemanfaatan Machine Learning Dalam Analisis Emosi Pelajar Selama Pembelajaran Daring” yang beranggotakan Bapak Resmon Riandry, S.Kom., MM .

Dilanjutkan oleh Bapak Muhammad Irvan, S.Kom., MM sebagai ketua tim kedua yang membawakan materi mengenai “Pembuatan Video Tutorial Untuk Bahan Ajar Dengan Aplikasi VN” dengan beranggotakan Bapak Ali Herdian,S.Kom.,MM. Selanjutnya materi ketiga yang tidak kalah seru yaitu “Pemanfaatan Aplikasi Tik Tok Untuk Media Pembelajaran Daring” oleh Ibu Ariyani Wardhana,ST.,S.Kom.,MM sebagai ketua yang memberikan materi tersebut yang beranggotakan Bapak Resmon Riandry, S.Kom., MM.

Pada materi  keempat  mengajarkan kepada peserta mengenai  pembuatan  E-Book  dengan judul pelatihan  yaitu “Pemanfaatan Book Creator Dalam Membuat E-Book Sebagai Strategi Peningkatan Pembelajaran”. Materi ini dibawakan oleh Ibu Kurnia Gusti Ayu, S.Kom., M.Kom  selaku ketua pada tim tersebut dengan beranggotakan Bapak Muhammad Irvan, S.Kom.,M.Kom  yang turut dibantu oleh beberapa mahasiswa Sistem Informasi  Universitas Mercu Buana.  

Terakhir, materi kelima dibawakan oleh Ibu Dwi Wulandari Sari, S.Kom, M.Kom, dengan judul “Membangun Perpustakaan Online Untuk Mendukung Era Digitalisasi Menggunakan Google Sites” sebagai ketua dan  Ibu Febrianti Supardinah, ST., MBA juga sebagai anggota dari tim kelima.

Bapak dan Ibu Guru dari SMK Reformasi sangat antusias dengan yang dipaparkan para Dosen , bahkan mereka ikut mempraktekkan langsung di komputer masing – masing  untuk mencoba apa yang diajarkan dan langsung diperlihatkan kepada seluruh peserta dan pengajar. Selain melontarkan pertanyaan, mereka juga tidak segan mengeluarkan pendapat. sehingga interaksi dua arah dalam kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar.   

Walau pelatihan ini berlangsung secara daring, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pemberian Door Prize bagi para peserta yang aktif. Dan tidak lupa pemberian sertifikat pada peserta yang telah mengikuti  pelatihan ini.

Harapan dari kegiatan ini, dengan adanya berbagi ilmu pengetahuan dalam pengaplikasian teknologi dari para dosen ke para guru, SMK Reformasi dapat mengembangkan dan strategi yang efektif, dan lebih menarik dalam kegiatan belajar mengajar.  Serta para peserta dapat meningkatan pemanfaatan teknologi informasi di kalangan para siswa generasi milenial, sehingga para siswa yang diharapkan sebagai pemimpin masa depan dapat fokus dengan materi pembelajaran yang semestinya didapat dan tidak terjadi gap yang besar antara belajar secara tatap muka dan belajar online. Siswa juga memiliki berbagai inisiatif dalam mengaplikasikan materi belajarnya ke dalam berbagai bentuk teknologi digital. Dan memberikan persiapan lebih bagi para peserta untuk menghadapi tantangan industri 5.0 yang sudah di depan mata kita.  

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)