Pemerintah Provinsi Dorong Startup Lokal Melalui Hack For Impact

Google Indonesia dan pemerintah ingin mendorong kolaborasi antara berbagai pihak seperti developer, pemerintah, dan industri untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat melalui teknologi. Oleh karena itu, Google Indonesia bersama dengan pemerintah provinsi Jakarta menyelenggarakan sebuah program bernama Android One Hack for Impact, kompetisi bagi developer untuk menciptakan aplikasi mobile di platform Android, menggunakan Portal Data Indonesia (data.id), untuk memberikan solusi bagi tiga masalah besar di Jakarta: kesehatan, pendidikan, dan transportasi publik.

DSC_1479

Menggunakan data terbuka yang disediakan oleh pemerintah, peserta ditantang untuk membuat aplikasi yang dapat memberikan solusi di bidang kesehtan, transportasi, dan pendidikan. Data yang digunakan oleh peserta dimbil dari data.go.id, datajakarta.go.id, bpjs,

Menurut Alberto Ali, Kepala UPT Jakarta Smart City, selain pemerintah, harus ada koloborasi yang dilakukan antara pemerintah, swasta dan masyarakat. "Koloborasi ini yang kami diajak. Dengan bekerja sama dengan Google Indonesia, diharapkan menumbuhkan startup-sturtup baru," ujarnya. Dalam kegiatan ini, pemerintah berperan untuk memberi fasilitas pada startup agar bisa berkembang. "Diharapkan karya yang dikembangkan oleh mereka bisa terintegrasi dengan sistem yang ada di pemerintah provinsi Jakarta," tambah Alberto.

Alberto mengatakan bahwa dari tiga katagori yang dipilih dalam acara Hact for Impact diharapkan muncul aplikasi yang dapat membatu masyarakat di bidang pendidikan, transportasi, dan kesehatan. "Kami pilih tiga katagori ini karena memang yang dianggap paling penting. Melihat kacaunya transportasi di Jakarta mungkin nanti akan ada aplikasi yang dapat membantu. Dari bidang kesehatan juga mungkin nanti akan ada aplikasi yang bisa menunjukan rumah sakit mana yang terdekat dan ada deskripsinya bila untuk penyakit yang spesifik seperti jantung atau paru-paru harus ke mana," paparnya.

Saat ini bisnis internet di Indonesia didominasi oleh developer asing. Dengan adanya acara Hack for Ipact, diharapkan bisa menjadi sarana bagi developer lokal untuk mengembangkan bisnis Internet di Indonesia. "Kami dari pihak pemerintah provinsi bisa memfasilitasi. Kalau misalnya startup ini belum bisa punya server, kami mempersilahkan mereka untuk menggunakan server pemerntah provinsi. Jadi kami ingin mereka bisa sukses, dan bahkan tidak hanya di Indonesia tapi juga internasional," tutup Alberto. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)