Penyaluran Pinjaman Akseleran 45% dari Target

Ivan Tambunan, CEO & Co-Founder Akseleran. (Foto : Akseleran)

PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran), perusahaan peer to peer lending, menyalurkan pinjaman pada Semester I/2019 senilai Rp 550 miliar kepada 1.000 pinjaman. Nilai penyaluran pinjaman di Januari-Juni 2019 itu sebesar 45% dari target total penyaluran pinjaman di tahun ini senilai Rp 1,2 triliun .

Ivan Tambunan, CEO & Co-Founder Akseleran, menyampaikan, tren pinjaman meningkat. Jika, pada Kuartal I/2019, rata-rata pertumbuhan setiap bulannya mencapai Rp 40-50 miliar, maka di Kuartal II naik hingga mencapai Rp 70-75 miliar. Pertumbuhan yang terjadi, kata Ivan, ditopang oleh semakin kuatnya intensifikasi produk yang dijalankan oleh Akseleran yang menyalurkan pinjaman produktif kepada para pelaku usaha (UKM) dan seiring dengan tetap positifnya kualitas aset yang dimiliki.

Jenis pembiayaan tagihan atau invoice financing berkontribusi paling besar bagi portofolio pembiayaan Akseleran sebanyak 80%. “Produk pembiayaan tagihan lainnya dalam wujud receivable financing bisa dengan menggunakan purchase order atau surat perintah kerja atau kontrak dan selebihnya berasal dari inventory financing, capex financing, serta online merchant,” ujar Ivan di Jakarta, Kamis (4/7/2016).

Menurut dia, pihaknya juga tetap menjaga kualitas aset dengan menekan angka kredit (Non Performing Loan/NPL) yang merupakan keterlambatan pembayaran di atas 90 hari tetap di bawah 1%. “Kami pun optimistis dapat menyalurkan total pinjaman sebesar Rp 1,2 triliun kepada lebih dari 2.000 pinjaman dengan jumlah lender yang juga meningkat hingga menjadi 200 ribu di akhir tahun 2019,” ungkap Ivan.

Di samping itu, dia menegaskan, Akseleran juga berupaya untuk meningkatkan porsi pembiayaan melalui skema supply chain pada semester kedua. Melalui skema ini, terangnya, Akseleran berkolaborasi dengan sejumlah pihak, antara lain anchor corporate atau project owner yang bertindak sebagai payer.

Dari pihak-pihak tersebut, Akseleran akan terhubung dengan para vendor atau supplier yang bisa mengakses pembiayaan tagihan dan jenis pembiayaan lainnya. Sekitar 20% dari pembiayaan Akseleran direalisasikan melalui skema supply chain dan akan ditingkatkan ke depannya. “Contohnya, belum lama ini kami bermitra dengan project owner untuk Pembangkit Listrik Tenaga Gas di mana dari kemitraan itu Akseleran dihubungkan dengan sejumlah vendor proyek tersebut,” tambah Ivan.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)