Panasonic Wujudkan Komitmen Ramah Lingkungan di Produk AC Terbaru

Panasonic 2

Perserikatan Bangsa Bangsa telah menekankan akan dampak pemanasan global yang semakin meningkat, yang menyebabkan perubahan cuaca ekstrem, seperti panas dan hujan badai. Kondisi ini menjadi perhatian khusus pemerintah Indonesia terlihat dalam peraturan pelarangan penggunaan bahan perusak ozon HCFC-22 di bidang perindustrian dan perdagangan. Sehingga, penggunaan zat pendingin yang diizinkan adalah gas yang tidak mengandung Hydrochlorofluorocarbon (non-HCFC).

Pemerintah merekomendasikan refrigerant R32 yang lebih ramah lingkungan, serta memiliki Potensi Penipisan Ozon 0 (nol) dan Potensi Pemanasan Global 1/3 dari zat pendingin R22. Mendukung peraturan tersebut, Panasonic meluncurkan model AC terbaru melalui 20 jajaran produk, termasuk diantaranya AC berbasis R32 dan 4 model AC berbasis R410A dengan teknologi iAuto-X.

Hiroyoshi Suga, Presiden Direktur PT Panasonic Gobel Indonesia, mengatakan, “Sebagai pemimpin pasar di industri AC Indonesia, Panasonic senantiasa mengembangkan produk terbaik yang sejalan dengan kebijakan pemerintah dan perkembangan isu dunia untuk mendukung pelestarian lingkungan. Dengan strategi tersebut, kami percaya Panasonic dapat mempertahankan posisinya di pasar AC Indonesia," jelasnya.

Untuk itu, Panasonic merealisasikan slogan ‘A Better Life, A Better World’, menghadirkan teknologi AC ramah lingkungan dengan beragam pilihan mencakup AC dengan refrigeran generasi terbaru R32, dimana Panasonic merupakan perusahaan pertama dan satu-satunya yang memproduksi AC R32 secara lokal di Indonesia serta AC dengan teknologi terdepan iAuto-X pada seri AC Inverter untuk meningkatkan kenyamanan konsumen.

AC Panasonic terbaru ini dibuat dengan menggunakan material dan proses produksi yang tinggi serta teknologi yang berkualitas. Hal tersebut terlihat dalam inovasi teknologi yang terbagi dalam Environmental Friendly Technology dan Human Friendly Technology. Environmental Friendly Technology terdiri atas Refrigeran Ramah Lingkungan (R32) yang memiliki Potensi Penipisan Ozon 0 (nol) dan Potensi Pemanasan Global 1/3 dari zat pendingin R22, sehingga dianggap lebih efisien dan tidak merusak ozon. Karenanya, rangkaian produk AC Panasonic ini pun telah mendapatkan sertifikasi non-HCFC.

Selain itu juga terdapat Ecotough yaitu inovasi teknologi Panasonic terbaru. Ecotough bekerjasama dengan perusahaan Nippon Steel & Sumitomo Metal untuk menciptakan casing pelindung anti karat pada outdoor unit AC Panasonic dengan bahan SuperDyma (bahan yang lebih kuat dan tidak menggunakan cat), jenis material ini sesuai untuk kondisi Indonesia sebagai negara tropis dan negara maritim.

Sementara itu, Human Friendly Technology terdiri atas Inverter dengan teknologi iAuto-X, Econavi dan Advance Air Purifier Nanoe-G. iAuto-X merupakan fitur pendinginan yang lebih cepat dengan teknologi Panasonic Thermal Enhancement (P-tech) pada kompresor AC inverter. Dilengkapi juga dengan fitur Aerowings yang memberikan efek shower cooling yang dapat menditribusikan udara lebih merata tanpa secara langsung tertuju kepada manusia yang berada di dalam ruangan. Econavi hanya dimiliki oleh Panasonic dimana mampu mendeteksi aktivitas ruangan serta menyesuaikan daya pendinginan untuk menghemat tenaga listrik hingga 35%. Advance Air Purifier Nanoe-G Teknologi pemurni udara yang menon-aktifkan bakteri, virus dan jamur di udara maupun permukaan.

“Dengan fitur-fitur ramah lingkungan ini, AC Panasonic mampu menghemat energi hingga 65%,” tambah Heribertus Ronny, Product Manager AC Panasonic Gobel Indonesia. Jajaran AC Panasonic terbaru ini dapat ditemukan mulai bulan Januari 2015, dengan kisaran harga mulai dari Rp2,7 juta. (EVA)

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)