Schneider Electric Branding dengan Inovasi Menjadi Kekuatan

Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang utilities rumah tangga, Schneider Electric, berinisiatif leading di pasar instalasi listrik rumah tangga Indonesia dengan berbekal inovasi pemasaran yang diusungnya. Melalui kampanye 'Life is on dan EZInstall 3', Schneider Electric berupaya untuk mengedukasi masyarakat akan kemudahan instalasi super smart dimana dapat menghasilkan solusi home automation dan lighting control sistem.

26725

Dengan menjual nilai “otomatis” dari instalasi listrik rumahan, semisal untuk lampu, serta alat – alat elektronik lainnya, seperti televisi dan air conditioner (AC), Schneider Electric optimis dapat merangkul konsumen dalam jumlah yang massif, terutama yang berasal dari kalangan menengah ke atas.

“Nilai otomatis menjadi key selling kami. Terlebih dalam rutinitas masyarakat yang semakin padat, perhatian untuk menyalakan dan menghidupkan lampu, serta alat elektronik lainnya sudah semakin menipis. Oleh karena itu kami hadir menawarkan solusi untuk itu,” tukas Raymon Firdauzi, Vice President Buildings, EcoBusiness, Energy & Sustainability Services PT Schneider Electric Indonesia.

Ia juga memaparkan lebih rinci lagi, di mana penghuni cukup mensetting waktu kapan lampu harus mati serta kapan lampu harus menyala. Bahkan ketika penghuni lupa untuk mematikan lampu atau listrik ketika meninggalkan rumah, mereka dapat mematikannya dengan cara remote control. Hal tersebut lantaran, instalasi listrik tersebut sudah terkoneksi dengan aplikasi Smartphone dan Iphone, sehingga mengedepankan aspek fleksibilitas penghuni rumah yang terkoneksi dengan perangkat tersebut.

Selain itu, keunggulan lainnya adalah dengan adanya aplikasi remote timer, dimana penghuni rumah bisa mensetting kapan lampu atau alat elektronik lainnya menyala beberapa menit sebelum memasuki rumah. “Misalnya pendingin ruangan, biasanya butuh waktu beberapa menit setelah dinyalakan agar ruangan menjadi dingin. Dengan EZInstall ini, pendingin ruangan bisa dinyalakan beberapa menit sebelum penghuni tiba, sehingga ketika memasuki ruangan tak perlu lagi menunggu sampai ruangannya menjadi dingin,” papar Raymon lebih lanjut.

Adapula sistem yang juga bisa mendongkrak kualitas produk Schneider Electric, yakni lighting control system dengan sistem TruRetrofit 2 kabel. Sistem tersebut, bisa menjadi jualan yang laris pasalnya dari segi harga, pemasangan, dan pengoperasian tidak terlalu rumit. “Cukup dengan kisaran 10 juta rupiah, penghuni bisa mendapatkan sistem ini,” tambah Raymon.

Sementara itu, menyasar pada aspek bisnisnya, menurut Cin Cin Go, selaku Vice President Partner Retail Business Schneider Indonesia, untuk instalasi ini memang tidak bisa dikatakan murah. Namun experience serta tingkat kepuasan akan lifestyle yang ditawarkan sangat berterima.

Adapun untuk segmentasi penjualannya, menurut Cin Cin, akan memfokuskan pemasarannya di kota – kota besar terlebih dahulu, untuk menciptakan sebuah trendsetter. “Untuk saat ini kita akan gandeng dulu kota – kota besar di Indonesia, setelah itu baru mengikuti demand yang ada,” tuturnya.

Dengan demikian, visi Schneider Electric untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup dalam sebuah rumah semakin dekat dengan realisasi. Hal tersebut juga ditunjang dengan kampanye Life is On, yang mengusung tema elegansi dari setiap konsep desain sebuah rumah dipadu dengan instalasi home automation serta lighting control system. Dalam hal ini, Schneider Electric juga menggandeng 12 interior desainer ternama yang tidak hanya berperan sebagai penggagas inovasi, melainkan juga sebagai educator bagi setiap masyarakat yang ingin mengaplikasikan instalasi tersebut dalam rumah mereka.(EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)