Solusi Digital Bisnis ala Indosat Ooredoo

Mematenkan diri menjadi Indosat Ooredoo sejak 19 November 2015 lalu, perusahaan ini semakin memperluas jaringan bisnis dan layanannya. Sebelumnya Indosat Ooredoo lebih dikenal dengan layanannya bagi pelanggan secara personal, namun memasuki ‘Indonesia Digital Nation’ ini, perusahaan melakukan eksplorasi pelanggannya di dunia bisnis yaitu UKM hingga perusahaan nasional dan multinasional.

“Perubahan pola komunikasi klien perusahaan menjadi salah satu pertimbangan kami membentuk digital nation,” ungkap Alexander Rusi, CEO Indosat Ooredoo. Upaya ini juga merupakan salah satu misi dari perusahaan tersebut untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital.

Indosat Ooredoo for Business (ki-ka) Alexander Rusli (CEO Indosat Ooredoo), Herfini Haryono (Director ( Chief Wholesaleand Enterprise Officer Indosat Ooredoo), Randy Pangalila (Indosat Head of Mobile Financial Services Inodsat Ooredoo) Indosat Ooredoo for Business (ki-ka) Alexander Rusli (CEO Indosat Ooredoo), Herfini Haryono (Director ( Chief Wholesaleand Enterprise Officer Indosat Ooredoo), Randy Pangalila (Indosat Head of Mobile Financial Services Inodsat Ooredoo).

Menurutnya, setiap pelaku usaha memiliki potensi menjadi game changer dan mengubah lanskap dunia usaha mereka. Oleh karena itu perusahaan telekomunikasi yang mencatatkan peningkatan penggunaan data sebesar 155 persen per akhir kuartal III 2015 ini menawarkan pengelolaan ICT sesuai dengan kebutuhan masing-masing bisnis.

Tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga layanan komunikasi berupa 4G mobile data dan internet. Selain itu juga mengembangkan aplikasi digital dan big data untuk membantu perusahaan klien dalam utilisasi, analisa data dan aset. Dengan adanya big data, maka data yang dimiliki klien dapat digunakan untuk mengambil keputusan dalam bisnis.

“Kami juga dapat membantu meningkatkan new revenue, improving cost efficiency perusahaan, dan yang utama adalah customer experience. Dimana hampir 15-20 persen klien kami dapat mengetahui low atau high season, seperti perusahaan-perusahaan tourism, perbankan, shipping, consumer goods, dll,”tambahnya.

Hal lainnya yang menjadi sorotan dari Indosat Ooredoo ialah terkait konektivitas dan jaringan. Jeli melihat peluang, perusahaan telko ini memperkenalkan smart connectivity, dimana produk VAS (Value Added Service) ditujukan untuk memonitor dan mengontrol  bandwidth layanan konektivitas berbasis IP di kantor pelanggan bisnis.

Pelanggan pun dapat menambah fasilitas on demand sesuai kebutuhan, misalnya melakukan penambahan pada bandwidth konektivitas, dimana ketika ingin melakukan video conference dengan kantor cabang dapat menghasilkan kekuatan dan kecepatan jaringan.

“Kami ingin mendukung klien bisnis untuk meningkatkan pendapatan, efisiensi biaya, dan pada akhirnya mendekatkan perusahaan mereka dengan end customer,” tutupnya.(EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)