Solusi TI Lintasarta untuk Tingkatkan Produktivitas Industri Kelapa Sawit

Bagi Anda yang terjun di industri kelapa sawit pasti ingin meningkatkan produktivitas usaha. Lantas, bagaimana caranya? Anda tidak perlu khawatir. Kini, PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta), penyedia Komunikasi Data, Internet dan Layanan Nilai Tambah untuk berbagai sektor industri, menawarkan solusi teknologi informasi yang meliputi VSAT, fiber optic dan radio link untuk meningkatkan produktivitas industri kelapa sawit nasional.

Data Kementerian Pertanian menunjukan bahwa sampai tahun 2013, luas lahan kelapa sawit nasional diperkirakan 10 juta hektare dan produksi minyak sawit sebanyak 27,7 juta ton. Dengan rata-rata produktivitas sawit 3,8 ton per hektare per tahun.

Lintasartasawit

Pada tahun 2014 ini industri kelapa sawit nasional diproyeksikan akan lebih baik yang ditandai dengan: harga Tandan Buah Sawit (TBS) di tingkat petani semakin baik karena tumbuhnya harga CPO di pasar dunia, mulai berjalannya program mandatori biofuel maka serapan minyak sawit di dalam negeri diperkirakan akan meingkat yang ditopang pemakaian oleh sektor industri dan pangan, dan konsumsi CPO domestik yang diprediksi akan tumbuh 26% dari tahun 2013 yang berjumlah sekitar 9 juta ton.

Alhasil, industri kelapa sawit mendapatkan keuntungan/windfall profit dari tingginya harga CPO tersebut. Maka wajar jika kini banyak perusahaan penyedia TI membidik sektor perkebunan, khususnya industri kelapa sawit, sebagai target untuk memasarkan solusi TI. Seiring dengan itu, perusahaan kelapa sawit juga ingin meningkatkan produktivitasnya untuk menjadi industri yang unggul dengan memanfaatkan solusi TI.

Solusi Lintasarta untuk Industri Kelapa Sawit

Saat ini, PT Aplikanusa Lintasarta, telah menyediakan fitur dan solusi yang dapat digunakan dalam kegiatan industri sawit mulai dari hulu sampai hilir.

Hendra Prayogi, Vice President West Indonesia Region PT Aplikanusa Lintasarta, mengatakan, “Solusi teknologi informasi Lintasarta dapat membantu untuk mengakselerasi bisnis kelapa sawit dengan memberikan manfaat dalam menekan tingkat penyimpangan (fraud) dalam perusahaan kelapa sawit, membantu peningkatan produktivitas sawit, dan meningkatkan pendapatan perusahaan.”

Implementasi teknologi informasi harus berkorelasi dengan peningkatan produktivitas di perkebunan, investasi IT yang baik hanya berkisar 8% sampai 15% dari hasil lonjakan produktivitas baru” ujar Hendra dalam Diskusi “Tantangan dan Solusi Industri Sawit 2014”.

Dalam pemilihan partner penyedia solusi TI, perusahaan sawit perlu mempertimbangkan beberapa aspek, yaitu investasi IT yang dilakukan harus berhubungan dengan business outcome, aplikasinya harus mudah dioperasikan, pengalaman, dan mudah dihubungi ketika ada masalah.

Sejumlah perusahaan kelapa sawit nasional dan multinasional saat ini sudah menggunakan solusi TI Lintasarta yaitu VSAT, fiber optik, dan radio link. Selain itu, bekerjasama dengan Partner Aplikasi, Lintasarta juga menyediakan layanan ERP dan CCTV monitoring.

Saat ini Lintasarta telah melayani lebih dari 2.300 pelanggan korporasi dengan lebih 23.000 jaringan yang meliputi layanan jasa Lintasarta IPVPN, Lintasarta Metro Ethernet, Lintasarta VSAT, Lintasarta Dedicated Internet, Lintasarta Internet Broadband, Lintasarta Frame Relay, Lintasarta Leased Line, Lintasarta Data Center, Lintasarta Manage Service, Lintasarta Voice Solution, Lintasarta Content, Lintasarta Conference dan Lintasarta VSAT Nomadic.

Lintasarta memberikan layanan profesional mulai dari layanan pra-jual melalui business consultant, network engineer untuk assessment dan desain solusi pelanggan hingga layanan purna jual yang memadai berupa Helpdesk selama 24 jam 7 hari seminggu, Customer Assistant Representative (CAR), Customer Resident Assistant (CRA). Layanan professional kami didukung oleh lebih dari 1000 staf berpengalaman dengan dengan sertifikasi Internasional (CDCS, CDCP , CDFOM, CCNA, CCDA, CCNP, CCIP, CCSP, CCVP, CEH, CCIE, MTCNA, MTCRE, OCA, OCP, MCSA, MCSE, MCTS, MCPD, MCITP, PMP, CCSK, VCP, ITIL, dan IRCA ) yang tersebar di lebih dari 72 kota di Indonesia. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)