TaxiMonger Manfaatkan Android untuk Pesan Taksi

Sering mendapati pengemudi taksi yang menempuh rute lebih jauh demi argo? Pernah punya pengalaman buruk dengan taksi di Malaysia? Atau pengemudi taksi meminta tagihan lebih dari angka yang tertulis di argo?

TaxiMonger memahami betul permasalahan tersebut. TaxiMonger adalah aplikasi mobile berbasis Android 2.2. Aplikasi ini mempermudah pemesanan taksi dengan armada dan supir taksi terpercaya.

Untuk memesan taksi melalui TaxiMonger cukup mudah. Pengguna hanya perlu mendaftarkan diri di taximonger.com melalui desktop maupun ponsel berbasis Android. Setelah itu pengguna memilih tipe taksi, apakah budget taxi (taksi murah) atau executive taxi. Pengguna kemudian diminta mengisi lokasi asal dan tujuan, tempat menunggu, waktu, dan banyak penumpang yang membutuhkan taksi. TaxiMonger akan memunculkan nomer taksi yang akan menjemput dan menawarkannya pada pengguna. Bila pengguna menyetujui, TaxiMonger menampilkan kode AR untuk ditunjukkan pada pengemudi taksi.

Aplikasi TaxiMonger mensyaratkan pengemudi memiliki ponsel berbasis Android 2.2. Dari ponsel tersebut, pengemudi dapat memperoleh notifikasi langsung bila ada pelanggan yang memerlukan jasanya. Bila pengemudi belum dikenal, ia masuk ke menu 'Find Passenger' untuk mengetahui prospek calon penumpang dan jarak lokasi dengan armadanya. Setelah mendapatkan penumpang, taksi menjemputnya dan melakukan scanning kode AR dari penumpang tersebut sebagai konfirmasi.

Setelah menikmati layanan taksi tersebut, penumpang bisa membuat review tentang pengemudi maupun armada taksi yang digunakan. Review tersebut dibaca oleh semua pengguna TaxiMonger dan sebagai referensi. Selain kemudahan layanan virtual, yang menjadi unggulan TaxiMonger adalah taksi tidak lagi memerlukan GPS. Adanya review dari pengguna juga memudahkan pengguna lainnya untuk memutuskan taksi mana yang akan dipesannya.

Saat ini TaxiMonger baru diaplikasikan di Malaysia. Dibuat oleh Nizran Bin Noordin, TaxiMonger telah menggandeng beberapa perusahaan taksi. Perusahaan tersebut antara lain Saujana Cab dari Naza Group, SM Cabs, dan Selesia Cabs.

TaxiMonger mensyaratkan ponsel pintar berbasis Android 2.2. Untuk itu TaxiMonger bekerjasama dengan Celcom Axiata Berhad meminjamkan ponsel cerdas dan simcardnya kepada para pengemudi taksi. Celcom juga mempromosikan aplikasi tersebut pada para pelanggannya.

Meski belum genap sebulan dari peluncurannya, TaxiMonger berhasil menarik 1000 pengguna dan 50 armada taksi. Dalam satu hari, setidaknya ada 5 pengguna yang memanfaatkan TaxiMonger untuk pemesanan taksi.

“Target kami dua tahun ke depan TaxiMonger bisa menampung 100.000 pengguna di Malaysia,” ujar Nizran pada reporter SWA. Ia pun mengakui tengah membidik pasar Indonesia.

“Kami masih dalam proses audisi perusahaan taksi dan perusahaan IT yang cocok jadi partner di Indonesia. Atau misal ada referensi yang lebih baik, silahkan email ke nizran@taximonger.com, ” terang Co-Founder sekaligus Executive Director Epiweb Sdn Bhd di Malaysia tersebut.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)