TCash – BTPN Wow! Pelopori Layanan Keuangan Terhubung

Ririek Adriansyah, Dirut Telkomsel Ririek Adriansyah, Dirut Telkomsel

Taruh uang di bawah bantal, kasur atau di dalam celelengan dari bambu, bagi masyarakat yang berada di perkotaan mungkin terdengar aneh. Tapi bagi yang di pedesan, dimana akses perbankan masih rendah, ini keniscayaan yang hingga kini masih berlaku di masyarakat kita.

Ririek Adriansyah, Dirut Telkomsel, menuturkan, masih rendahnya masyarakat Indonesia yang terjangkau layanan bank ini mestinya bisa meningkatkan kolaborasi bank dengan operator seluler untuk mendorong akselerasi keuangan inklusif bagi masyarakat Indonesia. “Untuk itulah TCash dan BTPN Wow! bersama-sama membangun ekosistemnya. Hal tersebut dapat terwujud dengan memanfaatkan sebaran pengguna layanan telepon seluler Telkomsel di penjuru Indonesia untuk mendorong penyediaan akses layanan keuangan, menggabungkan layanan uang elektronik dengan layanan laku pandai,” ujarnya. Ririek menyebut saat ini ada da 400 ribu lebih agen Telkomsel yang siap melayani tarik tunai bisa, tapi tetap aman bagi yang belum terjamah perbankan.

Berlokasi di Ciampea, Bogor, kerja sama Telkomsel dengan PT Bank Tabungan Pensiun Nasional Tbk. (BTPN) diluncurkan seccara nasional 18 April. Kerja sama ini merupakan layanan keuangan terhubung antara TCash dan BTPN Wow! yang dipasarkan secara bersama. Interkonektivas kedua produk menjadikan layanan keuangan terhubung TCash – BTPN Wow! lebih lengkap. Layanan ini menghubungkan mobile money TCash serta rekening tabungan BTPN Wow! yang merupakan layanan perbankan dengan memanfaatkan telepon genggam, sehingga menjadikan TCash – BTPN Wow! sebagai layanan keuangan terhubung pertama di Indonesia yang mengkombinasikan kekuatan produk dan jaringan telekomunikasi dengan produk dan jaringan perbankan.

Kolaborasi ini juga mendukung pemerintah dalam gerakan dlm gerakan cashless society. Dr. Ir. H. Supriyatno, MM, mewakili Gubernur Jawa Barat dalam acara tersebut menyebut populasi di Jawa Barat 43 juta jiwa, sekitar 10 persen dalam garis kemiskinan dan 10 persen dari jumlah tersebut juga masih menganggur. Ia berharap kerjasama Telkomsel dengan BTPN ini, memasayrakatkan koneksi telekomunikasi dengan keuangan sehingga bisa menurunkan tingkat kemiskinan.

Penetrasi ponsel dan internet di Indonesia memang jauh lebih tinggi ketimbang perbankan. Kerjasama ini akan memperluas layanan keuangan terhubung, sekaligus memberikan kemudahan bertransaksi dan menabung melalui telepon genggam, khususnya bagi masyarakat yang belum tersentuh layanan lembaga keuangan formal (unbanked segment).

Dr. Pungky Purnomo Wibowo, Direktur Program Inklusi Keuangan Bank Indonesia (BI), menegaskan, hal ini saat peluncuran kerjasama tersebut. Bahwa pemanfaatan teknologi informasi meningkatkan layanan unbank. Ini sejalan dengan misi BI proaktif mendorong kerjasama dan kolabirasi untuk memperluasan less cash society.

Sementara itu, Direktur Utama BTPN Jerry Ng mengatakan, kerja sama strategis dengan Telkomsel ini sejalan dengan komitmen BTPN untuk mengambil peran penting dalam mewujudkan keuangan yang inklusif di Indonesia."Kami meyakini kerja sama ini akan meningkatkan jumlah masyarakat yang belum tersentuh jasa layanan keuangan formal untuk masuk ke dalam sistem perbankan. Selain itu, kerja sama ini juga meningkatkan pelayanan dengan penambahan berbagai fitur bagi nasabah BTPN Wow!. Ke depan BTPN akan terus membuka peluang kerja sama strategis, karena kami meyakini kolaborasi akan mempercepat pencapaian visi tercapainya keuangan inklusif di Indonesia," jelasnya.

Layanan telekomunikasi seluler telah berkembang dengan pesat selama beberapa tahun terakhir. Penetrasi seluler di Indonesia telah mencapai 130% dari total populasi. Di lain pihak, terdapat potensi di sektor perbankan, melihat segmen unbanked mencapai 64% dari total populasi di tahun 2015. Untuk itu kerja sama Telkomsel dan BTPN diharapkan dapat memberikan dukungan bagi pemerintah dalam mencapai tujuan percepatan keuangan inklusif dengan sinergi kekuatan masing-masing institusi.

 

Pada 30 Maret 2015, BTPN meluncurkan BTPN Wow! sebuah layanan perbankan yang memanfaatkan teknologi telepon genggam dan didukung jaringan agen untuk transaksi perbankan. Hingga akhir Maret 2016, jumlah Agen BTPN Wow! mencapai sekitar 30 ribu agen, dengan jumlah nasabah lebih dari 410.000 nasabah.

Sebelum diluncurkan secara nasional pada 18 April 2016, layanan keuangan terhubung TCash – BTPN Wow! telah diuji coba sejak pertengahan bulan Maret 2016 di lima kota, yaitu Lampung, Bandung, Tasikmalaya, Cirebon dan Bogor. Uji coba tersebut menunjukan hasil positif dan sambutan yang baik dari masyarakat. Untuk terus menyempurnakan layanan, Telkomsel dan BTPN berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan guna melanjutkan kesuksesan tersebut pada roll out nasional.

Uji coba layanan ini dilakukan salah satunya untuk mendukung program Nestlé dalam membuka akses ke perbankan dan pendanaan bagi 20.000 petani swadaya yang menyediakan bahan baku untuk produksi kopi Nescafé. Program ini diharapkan dapat membantu para petani dalam mengelola pendapatan dari hasil tani dengan lebih baik serta menyalurkan pinjaman bagi mereka untuk melakukan budidaya demi meningkatkan produktivitas. Selain itu, uji coba juga dilakukan untuk pembayaran honor santri karya dan belanja para santri di lingkungan Daarut Tauhiid Bandung. Ke depannya, layanan ini berpotensi untuk dikembangkan di 3.000 pesantren di Indonesia, serta berbagai komunitas petani maupun komunitas ekonomi menengah ke bawah lain yang belum terjangkau layanan keuangan formal.

“Dengan terobosan ini kami ingin memberikan akses keuangan ke masyarakat luas dengan berbagai kemudahan dan manfaat. . Telkomsel bersama dengan BTPN juga terus melakukan pengembangan sehingga produk ini senantiasa memberikan solusi yang powerful untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi, yang pada akhirnya memberi kontribusi bagi Indonesia,” tutup Ririek. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)