Titipku Bantu UMKM Berjualan di Tengah Pandemi

Penjual bahan makanan segar di yang menjadi mitra Titipku. (dok. Titipku)

Titipku (PT Terang Bagi Bangsa) sebagai perusahaan berbasis aplikasi asal Yogyakarta yang mendorong digitalisasi UMKM terus berupaya untuk meningkatkan sektor perekonomian lewat membantu pengguna aplikasi Titipku berbelanja kebutuhan sehari-hari secara online selama masa pandemi ini.

“Kami berkomitmen untuk membantu UMKM maupun masyarakat khususnya pengguna aplikasi Titipku. Dari sisi konsumen, mereka tetap bisa mendapatkan barang yang dibutuhkan. Sedangkan dari sisi UMKM, mereka tetap bisa mendapatkan pemasukan karena transaksi jual beli masih berjalan meski tidak bertatap muka secara langsung,” ungkap CEO Titipku, Henri Suhardja.

Sejak didirikan pada awal tahun 2017 oleh Ong Tek Tjan dan Henri Suhardja, Titipku kini menjelma sebagai sebuah platform yang mengakomodsi 80.000 pegiat UMKM dalam memasarkan produknya. Aplikasi Titipku kini telah menyediakan fitur penambahan layanan berbasis lokasi. Dengan fitur baru ini, pengguna akan terhubung langsung dengan lokasi yang sesuai dengan keberadaan masing-masing. Lokasi tersebut juga dapat diubah sesuai dengan keinginan.

Fitur ini memudahkan pembeli yang ingin berbelanja di UMKM terdekat, supaya lebih efektif dan tidak memakan waktu lama. Hadirnya fitur baru ini turut mendorong gerakan #DiRumahSaja sebagai tindakan preventif untuk mengurangi persebaran pandemi COVID-19.

Menurutnya, lokasi toko yang jauh dari rumah sebetulnya menjadi salah satu permasalahan saat belanja online. Jarak yang jauh akan berpengaruh pada ongkos kirim barang dipesan. Bahkan ongkos kirim bisa lebih mahal daripada barang yang ingin dibeli. “Kami berharap dengan fitur terbaru Titipku ini, dapat meminimalkan permasalahan yang demikian sehingga pelanggan bisa merasa nyaman, pengguna aplikasi Titipku juga dimudahkan karena lokasi jelajah UMKM bisa dipilih yang dekat dengan tempat tinggal.” jelas Henri.

“Membeli kebutuhan sehari-hari melalui Titipku, dapat menjadi salah satu cara untuk pelaksanaan social distancing yang efektif. Kami sangat mendukung hal itu. Di satu sisi, kami tetap memberikan prosedur keselamatan dan kesehatan bagi para Jatiper yang bertugas,” tutupnya.

Titipku telah bekerja sama pada dengan berbagai pegiat UMKM pada beberapa sektor yang dibagi ke dalam enam kategori produk. Keenam kategori tersebut antara lain Souvenir dan Kerajinan, Makanan dan Minuman, Sembako, Pakaian, Jasa, dan lain-lain.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)