Wall Street English Masuki Dunia Digital

Perkembangan teknologi memang harus diikuti kalau tidak bisa rugi. Karena teknologi bisa memberikan manfaat yang besar. Sebagai sebuah lembaga kursus bahasa Inggris, Wall Street English pun sedang mempersiapkan diri untuk menggunakan teknologi demi mendatangkan keuntungan bagi siswanya dan dunia.

Wall Street English james“Yang coba kami tawarkan kepada para siswa kami ada dua bentuk (cara belajar), yaitu bisa belajar di tempat kursus dan bisa belajar di rumah maupun di tempat kerja. Untuk melakukan itu (kedua), kami pun mentransformasikan (materi kursus) ke dalam bentuk digital,” terang James McGowan, Chief Operating Officer Wall Street English kepada SWA Online, di Jakarta, Selasa (10/9/2013).

James menerangkan, materi kursus yang berbentuk digital memberikan fleksibilitas kepada peserta kursus dalam belajar. Karena peserta kursus sendiri tidak hanya para pelajar, tetapi juga para pekerja yang waktunya banyak disita untuk bekerja. “Jadi, tahap awal adalah merubah buku yang dipakai siswa sekarang menjadi bentuk digital (e-book) dalam dua tiga bulan ke depan,” tambahnya.

Dalam kesempatang yang sama, Grace Chandra, Head of Marketing Wall Street English Indonesia, menuturkan, kepemilikan gadget di masyarakat kini cukup besar. Tablet, ponsel pintar, dan laptop adalah barang-barang yang tampaknya bukan lagi barang mewah. Kondisi yang demikian lantas dimanfaatkan oleh lembaga kursus yang telah tersebar di 28 negara ini.

“Tidak perlu lagi untuk membawa buku lagi. Itu (materi kursus) semua ada di mobile devices maupun di komputer. Dan, tentunya manfaat yang lebih adalah bisa ada audio dan videonya juga, untuk memperkaya pengalaman belajar. Ketika ada tambahan-tambahan seperti itu, biasanya, belajar akan lebih berkesan dan (siswa) ingat apa yang dipelajari,” tutur Grace.

Ia pun mengingatkan juga bahwa yang dilakukan oleh Wall Street English bermanfaat bagi lingkungan. “Going digital di mana kami mengguanakan e-book, atau tidak lagi manual yang hardcopy. Tentu kita tahu bahwa manfaatnya (besar) untuk lingkungan.”

Selain menelurkan manual berbentuk digital, James mengatakan, Wall Street English bakal membentuk komunitas sosial digital. Maksudnya, sekitar 200 ribu siswa di seluruh dunia akan terhubung satu dengan yang lain. “Dan tahun depan, kami akan membawa para siswa di seluruh dunia ke dalam digital social community,” tandasnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)