Workshop Kecerdasan Buatan Dukung Talenta Digital

Huawei bekerja sama dengan BISA AI Academy, Oudpro Indonesia, dan Pusat Kajian Ilmu Komputer UPN Veteran menggelar program workshop untuk menciptakan startup berbasis AI melalui Huawei AI Creation pada Agustus 2021 hingga Januari 2022.

Sebanyak 10 startup finalis akan mempresentasikan masing-masing produk mereka kepada investor bertempat di Huawei Exhibition Hall pada Januari 2022

Program Huawei AI Creation merupakan bagian dari program besar Huawei Cloud Spark yang diluncurkan pada Agustus 2020 di Singapura. Melalui program ini, Huawei berkolaborasi dengan pemerintah, inkubator, VC, dan universitas untuk membangun platform pendukung bagi startup.

Sementara program Huawei AI Creation diawali dengan seleksi proposal ide startup berbasis AI, di mana mahasiswa membentuk tim untuk membangun startup digital mereka. Hasil dari seleksi ide, dipilih 30 besar startup yang akan diberikan fasilitas membangun startup digital dari segi pengembangan teknologi dan kecerdasan artifisial (Hacker), desain dan produk (Hipster), serta bisnis dan manajemen (Hustler).

Selama 3 bulan, peserta ditantang untuk membangun produk startup, brand, dan teknologi yang digunakan. Program ini dibimbing langsung oleh pakar dan praktisi. Tak hanya itu, peserta akan dibekali dengna wawasan industri, pengembangan aplikasi, dan bisnis.

CEO BISA AI Octaviano Pratama mengatakan program Huawei AI Creation bertujuan mencetak startup-startup digital berbasis kecerdasan artifisial dari Indonesia. “Berkaca dari keberhasilan penyelenggaraan AI Creation angkatan pertama 2021, maka kami akan melanjutkan dengan AI Creation angkatan kedua yang akan dilaksanakan mulai bulan Februari 2022 berafiliasi dengan platform Kampus Merdeka. Peserta yang ingin mengikuti batch kedua program ini dapat mendaftar mulai 14 Januari 2021,” jelasnya.

Presiden Huawei Cloud Indonesia Jason Zhang menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen jangka panjang Huawei dalam mengakselerasi transformasi digital Indonesia, terutama dalam mendukung penguatan ekosistem digital dan pengembangan talenta digital.

“Di bawah payung komitmen besar I Do, Huawei sekarang ini memiliki target menyiapkan 100 ribu talenta digital hingga 2024 sebagai salah satu sumbangsih untuk menyiapkan SDM yang terampil dan siap untuk mendukung laju pertumbuhan perusahaan rintisan digital di Indonesia,” ujar Jason.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)