XL Axiata Uji Outdoor Pertama Jaringan 5G | SWA.co.id

XL Axiata Uji Outdoor Pertama Jaringan 5G

Yessie D. Yosetya, Direktur PT XL Axiata (Tbk)

Lonjakan pengguna data yang signifikan sepanjang 2016 mendorong XL Axiata makin mengukuhkan diri fokus di digital bisnisnya tahun ini. Konsumsi data pelanggan XL Axiata sepanjang tahun lalu meningkat luar biasa. Tahun lalu, konsumsi layanan data XL Axiata per pelanggan hanya 500 MB per bulan, tahun ini angka itu melonjak menjadi 3,5 GB per bulan per pelanggan.

Demi memberikan layanan data terbaik pada para pelanggan setianya XL Axiata menggandeng Ericsson mulai menjajal teknologi jaringan 5G outdoor pada Rabu (12/04/2017) di pelataran Graha XL Mega Kuningan Jakarta. Yessie D. Yosetya, Direktur PT XL Axiata Tbk., mengatakan setelah memperkuat jaringan 4G dan belum lama ini telah dibangun fasilitas experience zone 4,5G bagi pelanggan, kini saatnya mengadopsi tren teknologi terbaru 5G yang sedang berkembang di dunia saat ini.

“Implementasi 4G di Indonesia termasuk terlambat, pada 2014 baru mulai, sedangkan negara-negara lain sudah sejak 2010. Ujicoba ini merupakan inovasi XL Axiata untuk menjadi yang terdepan dalam menjajaki dan mempersiapkan adopsi tren teknologi terbaru,” ujar Yessie. Pada uji coba outdoor pertama di Indonesia untuk teknologi 5G ini, XL Axiata dan Ericsson mempelajari lebih dalam seluk-beluk teknologi 5G dalam rangka persiapan untuk menyongsong implementasi teknologi jaringan tercanggih ini secara global di tahun 2020 mendatang.

Yessie menjelaskan, kecepatan jaringan 5G sangat luar biasa jika diimplementasikan terutama experience pelanggan akan makin meningkat. “Kalau menggunakan jaringan 4,5G kecepatannya hanya 200 megabyte per second (Mbps), sedangkan dengan 5G kecepatannya menjadi 20 giga byte per second (Gbsp),” tuturnya. Bagi perusahaan, jaringan ini juga lebih menguntungkan dari segi infrastruktur, seperti batre yang lebih tahan lama dan bisa menyediakan koneksi simultan lebih dari 2000 koneksi aktif. Penghematan tenaga bisa mencapai 1000 kali lebih efisien dibandingkan dengan teknologi perangkat hari ini.

Dengan semua keunggulan itu, maka memungkinkan diselenggarakannya layanan-layanan digital inovatif. Misalnya saja mobil otonom yang sudah mulai diimplementasi di beberapa negara maju. Keunggulan 5G juga akan mampu menopang inovasi digital di berbagai bidang, termasuk kedokteran, selain juga akan mendukung industri robotik dan otomasi.

“Kami yakin implementasi teknologi 5G banyak mempengaruhi industri secara keseluruhan, efisiensi terutama. Dan bagi kami tentu membuka kesempatan layanan baru yang belum ada sebelumnya,” ujarnya. Ia mengatakan, untuk mengunduh file 10 GB misalnya hanya butuh 3 detik saja, bandingkan dengan teknologi sebelumnya, dibutuhkan waktu 222 jam di atas jaringan 2G, 22 jam dengan jaringan 3G, dan 10 menit dengan 4G.

Thomas Jul, Presiden Direktur, Ericsson Indonesia dan Timor Leste, mengungkapkan, kerjasama Ericsson dengan XL Axiata sudah terjalin lebih dari 20 tahun. “Teknologi 5G mentransformasi industri telko lebih luas lagi yang semula jualan simcard dan aplikasi saja. Teknologi ini mendorong industri lebih efisien,” ujarnya. Uji jaringan ini menurutnya menunjukkan kesiapan jaringan yang ada untuk mendukung 5G dan ekosistem untuk membangun Internet of Things (IoT).

Berbagai persiapan yang sudah dilakukan XL Axiata, sebagai bagian dari tahapan untuk mengimplementasikan teknologi 5G nantinya yaitu pertama Spektrum, XL Axiata sudah menerapkan berbagai penerapan sejumlah teknologi guna meningkatkan atau mengoptimalkan pemanfaatan spektrum mulai dari Carrier Aggregation(CA), License Assisted Access (LAA), dan kini Modulasi LTE 256 QAM. XL sudah mulai menerapkan teknologi 4.5G 4×4 MIMO. Kedua, Core : XL Axiata sudah melakukan konvergensi jaringan dan IT dengan menerapkan teknologi Network Functions Virtualization (NFV). Ketiga, Transport, XL Axiata terus melakukan perluasan jaringan tulang punggung (back bone) fiber optik yang menjangkau berbagai wilayah di Indonesia. Keempat, Ekosistem, XL Axiata juga terus secara aktif mendorong pemanfaatan akses Internet Wireless to the home kepada masyarakat, melalui layanan XL Go dan XL Home

Implementasi layanan 5G mensyaratkan koneksi yang mencapai hingga 20 Gbps, delay 1 ms, spektrum bandwitdh yang lebih lebar, jumlah piranti yang tersambung yang sangat banyak, pemakaian daya jaringan dengan tingkat efisiensi yang sangat tinggi, serta persyaratan-persyaratan lainnya. Inovasi yang berkelanjutan perlu terus dilakukan untuk mempersiapkan transformasi jaringan XL Axiata menuju 5G ready. Hanya saja implementasi teknologi baru ini masih menunggu regulasi Pemerintah dna penyetaraan teknologi serta ekosistem secara teknis yang baru akan selesai sekitar 2018-2020.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Khayang Leather
Layanan Andalan Cashlez Dalam Solusi Pembayaran Elektronik

Maraknya pertumbuhan e-commerce di Indonesia telah mendorong terciptanya metode pembayaran yang lebih baik. Manfaatnya dapat dirasakan masyarakat ketika melakukan pembayaran...

Close