Yuk, Ikutan Biro Jodoh Online Rp800 Ribu untuk 2 Bulan!

Keadaan ekonomi dan kesejahteraan yang meningkat, membuat sebagian orang memutuskan untuk menunda pernikahan. Kebanyakan anak muda, lebih memilih untuk menghabiskan waktu mereka dengan berjalan-jalan atau dengan bertemu teman terdekat. Namun hal ini bukan berarti mereka tak berminat mencari pasangan.

Menurut Violet Lim, Co-Founder dan CEO Lunch Actually Group, kebanyakan anak muda di kota besar lebih memilih untuk bekerja dibandingkan mencari pasangan. Menurut penelitian Euromonitor International, angka orang single meningkat 55% dalam waktu 15 tahun. Dari 153 miliar orang di 1996, menjadi 277 di tahun 2011.

IMG_20160119_115743_HDR

Mayoritas dari mereka kesulitan mencari pasangan lawan jenis karena tak memiliki waktu. ”Kebanyakan orang bertemu dengan pasangan mereka di sekolah atau universitas, begitu masuk ke dunia kerja, mencari pasangan menjadi hal yang sangat sulit dilakukan," jelasnya.

Melihat potensi ini, ia pun mendirikan Lunch Actually di Singapura, yaitu sebuah layanan pencarian jodoh premium. Layanan pencarian jodoh ini cukup diminati masyarakat Singapura sejak pertama kali diluncurkan 11 tahun yang lalu. Perusahaan ini pun tak berhenti melakukan inovasi, dibawah naungan Lunch Actually Group, mereka kembali meluncurkan platform layanan pencarian jodoh online bernama eSynchrony.

Layanan ini merupakan perpaduan antara online dan offline pencarian jodoh. Semenjak masuk ke Indonesia pada April 2015 lalu, layanan aplikasi ini sudah memiliki 200 anggota di Indonesia. Violet pun cukup optimis dengan kesukesan layanan ini di Indonesia.

Menurutnya, dating online di Indonesia sudah cukup menjamur dan rata-rata memiliki 2000 anggota untuk tiap-tiap platform layanan pencarian jodoh online. Selain itu penetrasi pasar internet di Indonesia pun cukup tinggi dan mencapai 30% dari total penduduk Indonesia.

eSynchrony pun dinilai memiliki keunikan, karena platform ini menggabungkan antara layanan online dan offline. Layanan online, karena pelanggan bisa mendaftar secara online dimana nantinya mereka akan melalui 16 tes kompabilitas. Setelah itu, pelanggan akan dihubungi untuk memverifikasi data pelanggan. Disini mereka akan diminta berbagai dokumen yang memverifikasi keberadaan konsumen, sehingga terhindar dari penipuan.

Setelah itu, konsumen juga bisa berkonsultasi dengan dating consultant sebelum akhirnya mulai mencari pasangan. Nantinya kecocokan konsumen akan didasarkan pada kuis yang telah mereka isi. Setelah masing-masing merasa cocok, dating consultant akan mengatur pertemuan mereka. Dating consultant nantinya akan meminta feedback dari kepuasan serta pendapat mereka mengenai pasangan masing-masing.

Layanan ini, dibanderol mulai dari Rp 800.000 per dua bulan. Menurut Violet, layanan premium berbayar ini justru membuktikan bahwa konsumen serius untuk mencari pasangan.”Harganya memang terkesan tidak murah, namun justru membuktikan bahwa setiap konsumen yang mendaftar serius. Selain itu orang yang ingin membuat akun palsu akan berfikir dua kali.”

Untuk semakin meyakinkan konsumen, eSynchrony juga memberikan garansi bagi konsumen mereka. Apabila dalam waktu dua bulan konsumen belum bisa menemukan lawan jenis yang sesuai untuk diajak bertemu dengan lawan jenis makan perpanjangan pun akan diberikan secara cuma-cuma.  Layanan ini  sudah tersebar, di Singapura, Kuala Lumpur, Penang, Hong Kong, Bangkok, dan Jakarta dan terbatas hanya berada di kota besar saja. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)