Teknik Sunat Mahdian Klem Sampai ke Malaysia

dr. Mahdian memaparkan di hadapan para dokter praktisi sunat di Malaysia dalam 1st Malaysian International Circumcision Coference 2020

Ada banyak teknik sunat, mulai dari yang tradisional, dengan medis namun dengan teknik yang konvensional serta ada metode smart clamp. Metode yang terakhir ini, untuk di Indonesia bisa dibilang dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS, yang juga pemilik Rumah Sunat dr. Mahdian dengan 43 cabang di seluruh Indonesia merupakan dokter yang mempraktikkan teknik ini pertama kali di Indonesia. Hingga kemudian dia mengembangkan teknik sunat yang lebih baik yaitu Mahdian Klem.

Teknik Smart Clamp sendiri ditemukan pada 2004, dr. Mahdian yang lulusan Kedokteran UI itu kemudian mengembangkan teknik sunat baru di Indonesia melalui Rumah Sunat-nya. Hingga tekniknya yaitu Mahdian Klem dikenal teknik sunat klem pertama di Indonesia sejak 2015. 

Teknik Mahdian Klem berkembang hingga dikenal sampai ke Malaysia. Dalam sebuah seminar internasional tentang sunat pertama di Malaysia pada 6 September lalu, dr. Mahdian menjelaskan pengalamannya, di depan para dokter dari berbagai negara tentang teknik yang dia kembangkan tersbut.

Ia menceritakan bahwa Rumah Sunat dr. Mahdian yang dikembangkannya, merupakan pusat pelayanan sunat (Circumcision Center) dengan teknologi modern dan menggunakan metode unggulan Mahdian Klem. Meski ia sudah mempraktikan teknik smart clamp sejak 2004, namun Rumah Sunat dr. Mahdian baru didirikan resmi pada 4 Desember 2006.

“Saya ingin mengubah persepsi anak dan orang tua, tentang rumah sunat yang menyeramkan dan membuat trauma anak-anak,” ujarnya. Maka itu seluruh cabangnya yang berjumlah 43 Rumah Sunat sebagian besar dilengkapi dengan fasilitas unggulan terdiri dari ruang tindakan yang nyaman bagi anak, dekorasi modern dengan dilengkapi playground, free Wifi, dan Virtual Realty. Dengan metode baru Mahdian Klem yang sudah mengantongi rekomendasi WHO aman dan menyenangkan.

“Saya juga terus melakukan inovasi baik dalam teknologi sunat maupun layanan yang diberikan. Layanannya berupa Sunat Anak, Sunat Gemuk, Sunat Dewasa, Khitan Wanita dan saat ini mempunyai layanan unggulan yaitu “Sunat di Rumah” pada masa pandemi,” jelasnya.

Sejak September 2017 Rumah Sunat dr. Mahdian sukses mengkampanyekan program “Sunat Tanpa Suntik”. Hingga saat ini Rumah Sunat dr. Mahdian telah melayani lebih dari 20.000 pasien setiap tahunnya. Dengan metode yang digunakan adalah Mahdian Klem yang sudah direkomendasikan oleh WHO dan buatan anak bangsa.

Menurutnya, dengan layanan ke rumah dari Rumah Sunat dr. Mahdian, menawarkan berbagai kelebihan, pasien tanpa antri, hemat waktu, privasi lebih terjamin. dokter yang berpengalaman dengan jam terbang tinggi dan tenaga perawat yang terlatih serta dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) saat melakukan tindakan, sunat tanpa jarum suntik dan alat cirsumcision kit sekali pakai.

“Dan Mahdian Klem sudah memiliki ijin edar dari Kemenkes RI dan salah satu karya anak bangsa yang direkomendasikan oleh WHO,” ujarnya. Ia juga menjamin bahwa dengan teknik sunat yang dikembangkannya, membuat pasien lebih aman, nyaman dan langsung bisa beraktivitas.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)