Telkomsel Orbit Bidik Pelanggan Perumahan

Pandemi COVID-19 mendorong Telkomsel terus melakukan terobosan, melahirkan layanan dan produk yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini. Menyadari belum maksimalnya layanan broadband internet di perumahan, Telkomsel serius garap segmen pasar ini melalui layanan terbarunya Telkomsel Orbit.

Telkomsel Orbit sebenarnya sudah soft launching pada Mei 2020, sebulan setelah PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) ditetapkan pemerintah. Menarik, baru diluncurkan sudah bisa menggaeti 4000 pelanggan.

Produk inovasi terbaru dari Telkomsel ini menyediakan koneksi data dengan kecepatan unggul dan fitur premium berupa internet rumah nirkabel berbasis jaringan 4G LTE Telkomsel. Telkomsel Orbit didesain dengan mengutamakan prinsip customer-centric oleh tim yang dibentuk secara khusus.

Solusi digital dari Telkomsel Orbit menggunakan perangkat modem wifi dengan kualitas jaringan seluler terbaik dan paket data yang bisa diandalkan tanpa mengharuskan pelanggan untuk berlangganan.

Untuk menikmati layanan Telkomsel Orbit, pelanggan cukup memesannya melalui website, kemudian melakukan aktivasi dengan cara mudah plug and play, serta pelanggan dapat melakukan monitoring paket data secara transparan melalui aplikasi MyOrbit.

Walau disambut pasar dengan antusias, Telkomsel tidak mau terlalu bernafsu menggarap layanan ini. Telkomsel Orbit disiapkan dengan sangat persiapan, terutama memastikan bahwa pelanggan yang menggunakan layanan ini benar-benar merasakan keunggulannya.

Untuk tahap pertama, baru 50 kota di Indonesia yang bisa menikmati layanan ini. Namun ini pun tidak serta merta, dalam satu kota, seluruhnya terlayani. Telkomsel memastikan BTS yang ada di sana, bisa melayani pelanggan Telkomsel Orbit dengan jaringan terbaiknya.  Head of Home LTE Telkomsel, Arief Pradetya pada peluncuran Telkomsel Orbit melalui CloudX (02/07/2020) menjelaskan bahwa layanan ini dihadirkan sebagai komitmen Telkomsel guna memberikan kemudahan lebih bagi pelanggan, karena bukan sekadar layanan internet di rumah yang biasa saja.

“Telkomsel Orbit dilengkapi aplikasi MyOrbit dengan berbagai fitur yang mampu mendukung pengguna dalam memenuhi kebutuhan secara digital. Beberapa fitur dari aplikasi tersebut meliputi pengendalian perangkat yang terkoneksi, pemantauan pemakaian kuota, pengaturan waktu penggunaan internet, dan pembelian paket data. Aplikasi MyOrbit sendiri dapat diunduh secara gratis di Google Play Store dan akan tersedia dalam waktu dekat untuk pengguna iOS,” jelas Arief.

Ia menegaskan, Telkomsel Orbit memastikan pelanggan mendapatkan pengalaman terbaik, juga telah memperhitungkan fitur dan konfigurasi perangkat BTS, kapasitas jaringan, jarak lokasi pelanggan ke BTS 4G LTE, serta jumlah pengguna maksimal yang dapat dilayani per BTS dalam menentukan lokasi penyelenggaraan layanan Telkomsel Orbit.

Beberapa keunggulan dari Telkomsel Orbit sebagai solusi koneksi internet nirkabel di dalam rumah antara lain adalah paket kuota yang berlaku 24 jam tanpa batasan aplikasi, tanpa perpanjangan otomatis dan tanpa biaya kelebihan pemakaian sehingga biaya tersedia secara transparan. Selanjutnya pelanggan tidak perlu menunggu lama untuk menikmati internet karena aktivasi dapat dilakukan secara mandiri, instan dan mudah menggunakan aplikasi MyOrbit, sehingga  tidak memerlukan kedatangan teknisi ke dalam rumah.

Arief mengungkapkan dari 190 ribu BTS 4G yang dimiliki Telkomsel saat ini,  baru 11 ribu yang dibuka untuk Orbit. “Fokus kami saat ini bukan meng-grab pelanggan sebanyak-banyaknya dulu, tapi fokus literasi, dengan terus mempelajari bagaimana kebutuhan dan perilaku pelanggan Orbit, sambil kami  terus tingkatkan kapasitasnya,” terangnya.

Maka itu, dalam meningkatkan awareness produk melalui promosi pun dilakukan dengan hati-hati. “Kami tidak lakukan targeted advertising melalui Facebook dan Instagram. Karena dari 11 ribu BTS itu kami tahu, point-nya ada di mana, kotanya, desanya yang bisa dengan baik jaringannya untuk pelanggan Orbit. Jadi lebih banyak di digital marketing, targeted di mana perumahan yang BTS-nya punya capacity untuk Orbit,” katanya.  Maka itu tim sales juga menawarkan layanan ini di mana wilayahnya sudah dipastikan Telkomsel bisa terlayani Orbit.

Solusi Telkomsel Orbit sendiri hadir dalam dua varian modem, yaitu Orbit Star dan Orbit Max. Orbit Star memiliki kemampuan untuk terhubung dengan 32 perangkat sekaligus, sedangkan Orbit Max mampu terkoneksi dengan 64 perangkat secara simultan. Kedua jenis modem tersebut dapat langsung diaktifkan dan disambungkan ke perangkat setelah dilakukan pemasangan mandiri oleh pelanggan.

Selama tahap awal peluncuran ini, Telkomsel memberikan harga khusus untuk pembelian produk Telkomsel Orbit baik untuk modem maupun paket datanya. Untuk varian modem Orbit Star akan dibanderol senilai Rp 799 ribu sedangkan Orbit Max memiliki harga Rp 2.399.000. Setiap pembelian Orbit Star dan Orbit Max sendiri sudah termasuk modem, kartu SIM prabayar Telkomsel, dan kuota data (50 GB untuk Orbit Star dan 150 GB untuk Orbit Max selama 30 hari).

Untuk pemakaian internet setelah bulan pertama, pelanggan selanjutnya dapat membeli paket data khusus Telkomsel Orbit yang tersedia dalam 3 pilihan, mulai dari Rp 65.000 dengan kuota data hingga 100GB. Khusus 3 bulan pertama, pelanggan dapat menikmati diskon 50% paket data sejak pembelian dan aktivasi pertama kali.

Arif mengataka bahwa untuk saat ini masih melayani internet dulu, karena masih baru, banyak yang harus ditingkatkan dan dipelajari dengan menyediakan layanan internet untuk di rumah ini. “Kami masih belajar dulu bagaimana melayani pelanggan residensial, karena ada perbedaan pelanggan mobile broadband. Paternnya beda pastinya.  Apalagi Orbit bisa dibilang satu-satunya end to end digital services.  Jujur di Indonesia tidak ada benchmark. Maka itu proses pelanggan dari mulai mau berlangganan sampai pakai Orbit, harus dipastikan kualitas koneksinya,” kata Arief.

Walau demikian, Arief mengatakan Telkomsel tidak menutup kemungkinan, bahwa Orbit akan jadi home platform yang bisa dikembangkan lebih luas, terutama dalam upaya meningkatkan produktivitas keluarga dari rumah. Bisa diarahkan untuk layanan konten atau dikoneksikan dengan smarthome.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)