Teman Bus Tetap Melayani Penumpang Selama PPKM Darurat

Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang telah diberlakukan sejak tanggal 3 hingga 20 Juli 2021 untuk wilayah Jawa - Bali, Teman Bus tetap beroperasi melayani penumpang dengan beberapa penyesuaian.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Drs. Budi Setiyadi, S.H., M.Si mengatakan, “Teman Bus tetap beroperasi untuk memfasilitasi masyarakat, khususnya yang bekerja pada sektor esensial dan kritikal, tentunya dengan pembatasan load factor menjadi 50%, pembatasan jam operasional, penerapan protokol kesehatan yang ketat serta mengacu pada kriteria perjalanan yang ditetapkan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19,” ujarnya.

Teman Bus telah menetapkan pembatasan jam operasional yang dimulai sejak 03 Juli 2021. selama PPKM Darurat di area Jawa - Bali berlaku, Teman Bus di kota Solo, Jogja dan Bali beroperasi sejak pukul 05.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB, pemangkasan jam operasional ini berlaku setiap harinya hingga tanggal 20 Juli 2021. “Pembatasan jam operasional dan jumlah penumpang ini kami berlakukan demi menekan laju penularan Covid-19 yang terus meningkat,” ungkap Budi.

Saat pandemi Covid-19, Teman Bus telah menerapkan protokol kesehatan, penerapan pembatasan jumlah penumpang dari jumlah kapasitas tempat duduk dan penerapan physical distancing (jaga jarak) mulai saat persiapan perjalanan, selama perjalanan, dan saat sampai tujuan atau kedatangan.

Sejak diluncurkan pada bulan Juni 2020 Teman Bus sudah menjalankan program Buy the Service (BTS) di 5 kota yaitu Medan, Palembang, Solo, Yogyakarta dan Bali, dengan total armada mencapai 365 Bus. Adapun mengenai tarif hingga saat ini naik #TemanBusMasihGratis, masyarakat masih dapat menggunakan jasa layanan Teman Bus tanpa dipungut biaya.

"Saya mengajak masyarakat untuk mematuhi dan melaksanakan kebijakan PPKM Darurat ini demi keselamatan bersama. Bagi masyarakat yang masih harus beraktivitas karena bekerja di sektor esensial, Anda dapat bepergian dengan aman dan nyaman menggunakan Armada Teman Bus yang tetap beroperasi,” kata Budi.

Budi menjelaskan, Teman Bus merupakan implementasi program Buy the Service dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk pengembangan angkutan umum di kawasan perkotaan berbasis jalan yang menggunakan teknologi telematika yang andal dan berbasis non tunai untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan serta kenyamanan mobilisasi. Tujuan utamanya memberikan transportasi ekonomis, mudah, andal dan nyaman bagi masyarakat Indonesia. Untuk itu Teman Bus memiliki standar minimal yang ditetapkan oleh pemerintah.

Armada bus ini dilengkapi dengan CCTV dan sensor alarm pengemudi adalah salah satu upaya untuk memberikan rasa aman bagi penumpang. Layanannya juga mengedepankan kenyaman penumpang dengan selalu menjaga kebersihan area di dalam bus dan mengikuti protokol kesehatan dengan mewajibkan penumpang memakai masker, sosial distancing menjaga kapasitas 50% dan menyediakan hand sanitizer.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)