Terobosan Sasa Tepung Bumbu Bervitamin Terfortifikasi Pertama di Indonesia

Albert Dinata, GM Marketing PT Sasa Inti saat meluncurkan Sasa Tepung Bumbu Bervitamin secara virtual (27/1/2021)

Produk tepung bumbu sudah banyak beredar di pasaran. Khususnya ibu-ibu, tidak asing dengan 'tepung ajaib' ini yang membuat masakan menjadi gurih, enak dan renyah. Apalagi, masyarakat kita tidak bisa dilepaskan dengan gorengan. Semua kalangan menyukai gorengan, mulai anak-anak hingga dewasa, kaya maupun miskin. Dan membuat sajian gorengan pasti dibutuhkan tepung yang tepat agar hasilnya tetap enak, tanpa mengurangi nutrisi atau vitamin yang terkandung di dalamnya.

Aneka gorengan yang disukai masyarakat umumnya adalah bakwan goreng, tahu goreng, tempe goreng, ayam goreng, pisang goreng dan lainnya. Namun, ada kekhawatiran mengonsumsi gorengan berlebihan tidaklah sehat, apalagi jika minyak gorengnya digunakan berkali-kali. Begitu pula jika tepung yang digunakan biasa saja atau standar, tentunya hasil kreasi gorengan itu tidak sehat dan tidak bervitamin.

Di sisi lain, masyarakat Indonesia mayoritas kondisi perekeonomiannya menengah ke bawah. Jadi, untuk membeli atau mengonsumsi makanan yang sehat, bergizi dan bervitamin tidaklah mudah. "Di negara yang masih berkembang seperti Indonesia, kita semua juga menyadari bahwa tidak semua orang mampu membeli produk yang sehat, segar dan dihidangkan untuk dikonsumsi setiap hari," ujar Rudolf Tjandra, Presiden Direktur PT Sasa Inti.

Menyadari kondisi pasar dan masyarakat kita seperti itu, sebagai produsen bumbu dapur bagi masyarakat Indonesia dan internasional sejak tahun 1968, PT Sasa Inti berkomitmen memberikan pengalaman rasa untuk semua selera, sehingga para konsumen dapat menikmati makanan lezat dan berkualitas. Membuka awal tahun 2021, Sasa menambah varian baru produk Sasa Tepung Bumbu bervitamin dengan inovasi Sasa Platinum Care+ yang dilengkapi beragam kandungan nutrisi bermanfaat untuk mendukung kelengkapan gizi keluarga Indonesia. 

Sasa Tepung Bumbu bervitamin berlabel ‘Sasa Platinum Care+’ yang terfortifikasi dengan kandungan zat besi, zink, vitamin B2 dan B9, serta serat pangan

Albert Dinata, GM Marketing PT Sasa Inti menjelaskan, sejalan dengan misi Sasa untuk menghadirkan kebahagiaan melalui makanan lezat yang mudah disajikan, Sasa memahami bahwa masyarakat Indonesia juga membutuhkan dukungan dalam pemenuhan kelengkapan nutrisi.

"Selama itu pula kami melihat secara mendalam kesukaan masyarakat Indonesia akan gorengan sebagai bagian dari menu harian. Keseluruhan pemahaman tersebut berpadu dengan rasa tanggung jawab sosial Sasa kepada pelanggan setia kami dari tahun ke tahun," jelas Albert.

Albert menambahkan," Sebagai upaya untuk memberikan kebaikan lebih kepada masyarakat, hari ini Sasa meluncurkan Sasa Tepung Bumbu bervitamin dengan inovasi Sasa Platinum Care+ yang dilengkapi beragam kandungan nutrisi bermanfaat untuk mendukung kelengkapan gizi keluarga Indonesia." 

Menurut Albert, Sasa telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia selama lebih dari 50 tahun. Selama itu pula pihaknya melihat secara mendalam kesukaan masyarakat Indonesia akan gorengan sebagai bagian dari menu harian. Keseluruhan pemahaman tersebut berpadu dengan rasa tanggung jawab sosial Sasa kepada pelanggan dari tahun ke tahun.

Yang pasti, Sasa ingin memberikan yang terbaik, semangat yang mendorong untuk terus berupaya menghadirkan inovasi kebaikan dalam sebuah gorengan. "Akhirnya upaya tersebut membuahkan hasil dan melahirkan Sasa Tepung Bumbu bervitamin berlabel ‘Sasa Platinum Care+’ yang terfortifikasi dengan kandungan zat besi, zink, vitamin B2 dan B9, serta serat pangan, untuk penuhi nutrisi dan berikan manfaat kesehatan lebih lengkap,” ungkap Albert mengklaim dalam acara launching Sasa Tepung Bumbu Bervitamin secara virtual (27/1/2021).

Hadirnya Sasa Tepung Bumbu bervitamin sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menekankan pentingnya kualitas SDM, kondisi yang berkaitan erat dengan asupan gizi setiap individu.  Faktanya, sebagian penduduk hingga kini masih mengalami gizi buruk, stunting, dan obesitas.

Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi kurang gizi di Indonesia mencapai angka 17,7 persen. Situasi ini turut menjadi alasan yang mendorong Sasa menekuni komitmen untuk merealisasikan produk dengan kandungan vitamin tepat yang dibutuhkan masyarakat, sebagai bentuk dukungan Sasa terhadap upaya pemerintah mewujudkan Indonesia lebih sehat.

Susi Purnama, Head of Research & Development PT Sasa Inti menjelaskan lebih detail mengenai proses fortifikasi pada Sasa Tepung Bumbu bervitamin terbaru ini. “Bagi sebagian orang, hidangan gorengan merupakan menu yang kerap dihindari karena dirasa prosesnya telah menghilangkan nutrisi baik bagi tubuh. Situasi ini kemudian kami perbaiki agar masyarakat tetap dapat menikmati makanan favorit, namun juga tetap mendapat nutrisi baik,” tuturnya.

Diawali dengan riset penelitian mendalam pada konsumen, diskusi dengan para stakeholder yang memiliki sudut pandang dan visi misi positif bagi seluruh lapisan masyarakat, hingga penggunaan teknologi yang tepat. Seluruhnya mengerucut pada proses panjang yang tak kenal lelah dilakukan oleh Sasa, hingga lahirlah Sasa Tepung Bumbu bervitamin, sebuah inovasi yang memberikan hasil hidangan gorengan tetap bernutrisi, dengan kandungan gizi tidak hilang ketika melalui proses penggorengan.

Sasa Tepung Bumbu bervitamin mendapatkan sertifikasi dari BPOM, sehingga aman digunakan untuk membuat gorengan apa saja

Langkah yang menjadi kian mantap ketika Sasa Tepung Bumbu bervitamin mendapatkan sertifikasi dari BPOM. Kini, masyarakat Indonesia tetap dapat menikmati makanan gorengan kesukaan mereka, sekaligus mendapat kelengkapan gizi yang bermanfaat untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, di samping manfaat lainnya.

Model Paula Verhoeven yang hadir dalam acara ini turut menyampaikan antusiasmenya. “Sebagai keluarga muda, saya harus memastikan gizi bagi keluarga. Kehadiran Sasa Tepung Bumbu bervitamin membantu saya untuk menyajikan berbagai olahan menu gorengan yang lebih sehat berkat inovasi Sasa yang menambahkan kandungan nutrisi lengkap di tepung bumbunya. Melengkapi kebutuhan vitamin keluarga kini jadi lebih praktis dan menyenangkan," ujar istri Youtuber Baim Wong ini.

Menurut Albert, Sasa Tepung Bumbu dengan Platinum Care+ akan segera tersedia bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia pada Februari 2021. Sasa berkomitmen untuk menghadirkan Sasa Tepung Bumbu bervitamin dengan Sasa Platinum Care+ secara merata di berbagai wilayah Indonesia agar semakin luas yang dapat merasakan manfaat dan kelengkapan vitamin di dalamnya.

“Kami yakin inovasi teknologi ‘Sasa Platinum Care+’ mampu menjadi bentuk dukungan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga dan diterima masyarakat dengan baik untuk berkreasi dengan Sasa, serta mendapatkan tambahan manfaat nutrisi yang baik. Tentunya, tetap diimbangi dengan gaya hidup sehat, seperti menjaga pola makan dengan benar dan berolahraga secara teratur,” ujar Albert menegaskan.

Sejatinya produk Sasa Tepung Bumbu bervitamin adalah bagian dari produk tepung bumbu Sasa lainnya. Tahun 2000 PT Sasa Inti telah merilis produk Sasa Tepung Bumbu Serbaguna. Dalam perkembangannya, produk ini tumbuh signifikan karena terus berinovasi dari tahun ke tahun sehingga mampu memenuhi kebutuhan konsumennya. Contohnya, inovasi dalam hal varian produk, mulai dari Sasa Tepung Pisang Goreng (2006), Sasa Tepung Ayam ala Kentucky (2009), Sasa Tepung Bakwan (2012), Sasa Tepung Bumbu Seafood (2018), hingga Sasa Tepung Bakso Goreng (2020). Menurut Rudolf, Sasa Tepung Bumbu sudah menjadi leading player dengan 40% market share per Mei 2020.

Ya, Sasa Tepung Bumbu diposisikan sebagai solusi bagi wanita modern yang terinspirasi menjadi yang terbaik dalam setiap peran dalam hidupnya. Jadi, bukan hanya memberikan kemudahan dalam memasak, Sasa Tepung Bumbu juga mendukung wanita untuk meraih mimpinya.

Berfokus kepada masa depan, PT Sasa Inti memimpin kategori dengan menciptakan berbagai inovasi produk. Sasa Inti menciptakan kebahagiaan bagi individual dan keluarga, oleh karenanya moto "Sasa Melezatkan!" memberikan pengalaman rasa untuk semua selera dan membantu konsumen menikmati makanan lezat, sehat dan berkualitas. Semua ini tercermin dalam produk-produk Sasa, mulai dari MSG, tepung bumbu, rangkaian saus, santan hingga bumbu instan. Saat ini, Sasa Inti memiliki 3 pabrik yaitu di Probolinggo, Cikarang dan Minahasa Selatan.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)