The Body Shop Perkenalkan Lima Masker Baru

Ilya Kamelia,Training Manager The Body Shop Indoensia Ilya Kamelia,Training Manager The Body Shop Indoensia

The Body Shop memahami betapa masyarakat modern saat ini tidak bisa lagi hanya mengandalkan pembersih atau pelembab saja dalam menjaga kesehatan kulit wajah. Polusi yang tidak lagi seperti dulu. Tuntutan pekerjaan yang makin membuat kerutan di wajah lebih cepat bermunculan, akibat terlalu lama di depan komputer atau kerja terlalu larut.

Mengusung tema Superfood Masks, The Body Shop meluncurkan produk perawatan wajah terbaru. Tentu saja seperti produk-produk The Body Shop sebelumnya yang sarat inovasi, lima masker baru ini pun demikian. Produk yang bertujuan untuk deep cleansing dan deep nourishing ini menggunakan bahan alami dari lima penjuru dunia: Himalaya, Inggris, Amazon, Etiopia, dan China.

"Dulu mungkin membersihkan wajah dengan sabun saja sudah cukup, pakai cleanser dan toner nya, sekarang tidak bisa lagi. Masker ini penting agar wajah lebih terjaga kesehatan dan kekencangannya," ujar Ilya Kamelia, Training Manager The Body Shop Indonesia.

Ditambahkan Ilya, mereka yang berusia di atas 30 tahun terutama, harus makin menyadari bahwa collagen dalam wajah makin berkurang seiring usia bertambah. Jika ini berkurang, maka bisa dipastikan kerutan bermunculan. Karena itu, wajah wajib diberi nutrisi, bukan hanya tubuh yang butuh nutrisi. Dengan masker inilah diberi asupan nutrisi.

Ilya meyakini pasar masker wajah ini sangat potensial. Meski orang belum terbiasa menggunakan masker wajah sebagai bagian dari perawatan kulitnya. "Orang biasanya enggan pakai maskert karena repot. Dulu, harus nunggu kering, tidak boleh gerak wajahnya takut maskernya pecah. Inilah yang membuat orang males pakai masker.

Tapi, The Body Shop membuat terobosan dengan Superfood Masks ini, memakai masker lebih fun, tidak perlu repot lagi," terangnya. Bahan-bahan kelima masker The Body Shop yang digunakan merupakan bahan pilihan terbaik dari lima penjuru dunia ini yang membuat penggunaan masker tidak serepot masker lama. Bahan terserap dengan lebih cepat dan mudah di kulit wajah sehingga tidak memerlukan waktu lama untuk menggunakannya. Cukup 10-15 menit saja, seminggu dua kali.

Kelima Superfood Masks The Body Shop itu adalah Himalayan Charcoal Purifying Glow Mark, British Fresh Plumping Mask, Amazonian Acai Energizing Radiance Mask, Ethiopian Honey Deep Nourishing Mask, dan Chinese Ginseng & Rice Clarifying Polishing Mask. Komitmen tinggi The Body Shop pada kampanye Enrich Not Exploit tetap diusung dalam kelima produk barunya ini. "Kelima masker ini terbuat 100 persen bahan bakunya vegetarian dan vegan," tegas Ilya. Dan kelima produk ini tidak mengandung paraben, paraffin, silicon dan mineral oil.

Suzy Hutomo, Executiv Chairwoman The Body Shop Indonesia yang hadir dalam peluncuran tersebut mengatakan, di ulang tahun ke-40 ini, The Body Shop berusaha untuk selalu berinovasi memenuhi kebutuhan kustomernya.

"Saya melihat masker wajah merupakan tren yan sedang berkembang saat ini, karena masyarakat makin menyadari kebutuhan kulit wajah yang lebih mendalam bahkan saat ini menggunakan masker wajah bisa menajdi konten berbagi informasi dan ritual merawat kecantikan yang seru dan menyenangkan untuk sharign di media sosial," ujarnya. Pihaknya selalu menjaga konsistensi inovasi dengan terus mencari bahan dasar alami pilihan dari berbagai penjuru dunia.

Ilya menambahkan,  saat ini produk skin care menguasai 20-30 persen penjualan produk The Body Shop Indonesia. "Skin care termasuk yang paling laris, diikuti Fragrance dan Body Butter dalam tiga tahun terakhir baru kemudian kosmetik," imbuhnya.

Akan tetapi, dia tidak menyebutkan berapa tingkat pertumbuhannya. Superfood Masks ini berada dalam pilar produk skin care The Body Shop. Meski sudah ada di luar negeri 1-2 bulan lalu, Susperfood Mask ini baru ada pada Oktober tahun ini dengan harga Rp 329 ribu per produk. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)