Tiga Hal Penting dalam Menentukan Mitra Bank Prioritas untuk Berinvestasi

Pergerakan ekonomi saat ini semakin cepat dan menghadirkan beragam peluang dalam mengembangkan kekayaan. Pesatnya perkembangan teknologi digital turut mempermudah akses ke berbagai pilihan instrumen investasi. Namun, masih banyak masyarakat Indonesia yang ragu dalam memanfaatkan peluang dan kemudahan yang ada, dikarenakan kurangnya waktu dan informasi untuk mengkaji perkembangan pasar. Alhasil, tidak sedikit yang kemudian memilih untuk menyimpan dana yang dimiliki di produk tradisional seperti deposito ataupun tabungan biasa.

Di sinilah bank, khususnya bank prioritas, dapat berperan sebagai mitra keuangan yang secara aktif menelaah potensi pengembangan kekayaan, yang mencermati preferensi dan aspirasi nasabah. Proses pengambilan keputusan keuangan akan semakin lebih mudah dengan adanya intuitive wealth management strategy, sehingga nasabah dapat yakin untuk melakukan investasi akurat di saat yang tepat.

Untuk menetukan mitra bank prioritas yang tepat, perlu diperhatikan tiga hal ini. Pertama, proaktif dalam menganalisa peluang, bukan hanya saat diminta. Temukan partner yang proaktif melakukan pemantauan dan analisa mendalam atas berbagai data dan pandangan keuangan terkini serta secara berkesinambungan mengkaji peluang yang ada – yang mungkin tidak disadari oleh nasabah, dan selanjutnya disajikan dalam bentuk langkah keuangan yang dibutuhkan.

Kedua, tim ahli yang handal dan berpengalaman. Perkembangan dunia investasi yang pesat membutuhkan pendekatan yang cermat dan terintegrasi. Selidiki cara pandang dan proses penyusunan strategi keuangan dari partner perbankan. Setidaknya ada tiga hal utama yang partner bank prioritas perlu untuk selalu ikuti di tengah perkembangan pesat ini: tim ahli handal (team of experts), bergerak berdasarkan data (data-driven operating model) dan optimalisasi portofolio yang mencermati kebutuhan nasabah (customer science).

Ketiga, kapabilitas teknologi digital. Keberadaan teknologi saat ini telah terintegrasi dalam beragam aspek kehidupan, termasuk untuk pengelolaan keuangan dan kekayaan. Teknologi digital handal sangat penting untuk mendukung kemudahan akses, kecepatan, kenyamanan dan juga keamanan bertransaksi keuangan, termasuk kelengkapan produk investasi untuk bertransaksi secara real-time.

Menurut Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia, Rudy Tandjung, ketiga hal di atas tersedua di bank prioritas DBS Treasures, yang berkomitmen memberikan Intuitive Wealth Management guna menjadi partner manajemen kekayaan terpercaya “Transformasi DBS Treasures dilakukan karena menyadari bahwa adaptasi dan inovasi merupakan kunci utama dalam memberikan layanan yang selaras dengan tren dan perkembangan dunia,” jelas Rudy.

Menurutnya, komitmen untuk inovasi digital berkelanjutan telah dilakukan sejak tahun 2017 melalui peluncuran Aplikasi digibank by DBS. Saat ini melalui Aplikasi digibank by DBS, nasabah dapat melakukan berbagai transaksi keuangan termasuk pembelian produk obligasi pasar perdana dan sekunder, transfer valas ke lebih dari 20 negara bebas biaya, dan konversi 10 mata uang asing secara real-time.

Rudy menambahkan, tahun ini DBS Treasures menerapkan tiga hal tambahan dalam layanan prioritas: proses kerja yang berbasis data, customer science sebagai rangka utama penyajian strategi keuangan dan adanya team of experts yang mendukung setiap nasabah, yaitu tim tersertifikasi yang terdiri atas Data Scientist, Market Intelligence, Product Specialist dan tentunya Relationship Manager. Dengan 3 terobosan ini, diharapkan nasabah dapat lebih yakin dalam mengambil keputusan keuangan sehingga semakin optimal dalam mengembangkan kekayaan.

Pernyataan Rudy tersebut juga terbukti melalui salah satu testimoni nasabah, “DBS Treasures memberikan insight tentang kondisi pasar dan situasi ekonomi makro yang mudah dimengerti. Relationship Manager saya mudah dihubungi dan responsif, termasuk dalam memberikan alternatif investasi yang menguntungkan, seperti Sukuk dan ORI,” ujar L.V. Lesmana, Nasabah DBS Treasures domisili Surabaya.

Untuk memperkuat agenda transformasi DBS Treasures menuju Future of Banking, dibangun DBS Research Library yang diperkaya secara berkesinambungan. DBS Research Library bersama dengan pantauan data pasar harian menjadi pusat dan referensi data dalam menyusun strategi keuangan nasabah, atau biasa kami sebut dengan The Brain. Pendekatan customer science selanjutnya dapat terlihat dengan adanya komunikasi proaktif dalam bentuk nudges, di mana pengetahuan data pasar disesuaikan dengan behavior, preferensi, dan aspirasi nasabah, yang kemudian disajikan dalam bentuk saran-saran keuangan.

“Ke depannya, kami sedang mempersiapkan beberapa hal seperti fitur pembelian reksa dana secara online melalui aplikasi Digibank by DBS serta roboadvisory atau saran keuangan yang mengandalkan algoritma oleh artificial intelligence dan analisa tim ahli kami. Harapan kami, hal ini akan mempermudah nasabah untuk mengembangkan kekayaan,” ujar Rudy menutup penjelasannya.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)