Tiga Hambatan dalam Pertumbuhan Ekonomi Global

Economic Outlook Standard Chartered, Rabu (15/01/2019)

Standard Chartered memaparkan Economic Outlook 2020 dalam acara tahunan Global Research Briefing & Investor Forum (GRB) di Hotel Mulia, Jakarta (15/01/2020). David Mann, Global Chief Economist Standard Chartere mengemukakan, para ekonom Standar Chartered memproyeksikan ekonomi global tumbuh secara terkendali dan stabil.

"Kami memperkirakan ekonomi global tumbuh 3,3%, sedikit lebih tinggi dari perkiraan kami untuk 2019. Tiongkok kemungkinan akan stabil pada tingkat minimum yang diperlukan untuk menggandakan PDB tahun 2020 dibandingkan 2010, sebelum melemah lebih lanjut pada 2021. Sedangkan ekonomi AS melambat menjadi 1,8% pada tahun 2020," jelas David.

Dalam laporan Economic Outlook 2020, Standard Chartered memetakan tiga hambatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi global yaitu utang, demografi, dan deglobalisasi. Masalah utang terutama terjadi di beberapa besar. Selain itu, banyak negara di dunia akan mengalami hambatan akibat populasi yang meneua, diantaranya Jepang, Italia, jerman, Thailand, China, Hong Kong, Taiwan, Korea Selatan, dan Singapura. Adanya sentimen anti-globalisasi dan proteksionisme juga menjadi hambatan struktural yang signifikan. Negara-negara berkembang berpotensi merasakan dampak paling berisiko dari deglobalisasi lebih lanjut.

Meninjau proyeksi ekonomi Indonesia, Standarc Chartered memperkirakan pertumbuhan 5,1% di 2020. Rupiah juga diprediksi menguat dari Rp 13.900 di akhir 2019 menjadi Rp 13.800 di akhir tahun 2020. Tahun 2019 dinilai merupakan tahun yang penuh disrupsi. Namun di tahun 2020, ekonomi Indonesia akan bergerak stabil. bahkan di semester II 2020 dperkirakan akan terjadi momentum peningkatan investasi dan pemulihan konsumsi rumah tangga.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)