Tiga Inovasi Chatime Jaga Pertumbuhan, Salah Satunya Animasi Minions

Lanny Cucu, Marketing Communications General Manager Chatime Indonesia (kedua dari kiri).

Beroperasi sejak tahun 2011, Chatime semakin menancapkan kukunya di industri minuman buble tea Tanah Air dengan meluncurkan berbagai inovasi. Salah satunya merilis menu terbarunya yang diberi nama Chatime Dalgonana.

“Kami selalu mencari tahu apa yang diinginkan oleh konsumen dan berusaha untuk melayani kebutuhan mereka,” kata Lanny Cucu, Marketing Communications General manager Chatime Indonesia dalam konferensi pers virtual peluncuran produk Chatime X Minions siang ini (16/09/2021). Selain itu, menurutnya, Chatime juga selalu melakukan inovasi di bidang layanan dan digital agar tetap relevan dengan masyarakat.

Ada tiga fokus inovasi yang dilakukan Chatime. Pertama, dari sisi produk dengan meluncurkan varian yang sesuai dengan selera dan keinginan konsumen. Seperti misalnya meluncurkan menu Mango Sticky Rice yang terinspirasi dari Mango Sticky Rice khas Thailand pada bulan puasa tahun lalu dan juga meluncurkan menu Chatime Dalgonana yang diluncurkan pada hari ini.

“Chatime Dalgonana merupakan produk yang terinspirasi dari dari animasi Minions. Kami menghadirkan Minions dalam menu baru Chatime karena karakter dari film ini memiliki cukup banyak penggemar di Indonesia mulai dari anak-anak hingga dewasa,” ujar Lanny. Chatime Dalgonana sendiri merupakan minuman olahan susu yang dipadukan topping krim dalgona rasa pisang, buah kegemaran minions yang banyak disukai oleh masyarakat Indonesia.

Menu tersebut diluncurkan dengan dua varian rasa yakni Dalgonana Milk Tea yang merupakan perpaduan milk tea khas Chatime dengan krim Dalgonana, serta banana milk sauce. Varian lainnya adalah Dalgonana Choco yang merupakan perpaduan banana milk dengan krim Dalgonana serta banana choco sauce. “Selain inovasi rasa, kami juga meluncurkan inovasi cup bergambar minion. Gambar ini tidak hanya untuk menu Chatime Dalgonana saja, tetapi untuk semua menu Chatime,” kata dia menambahkan.

Kedua, dari sisi service, perusahaan meluncurkan channel lain dengan menghadirkan food truck untuk melayani konsumen yang berada di luar jangkauan toko Chatime. Selain layanan food truck, baru-baru ini, perusahaan juga mengoperasikan Chatime keliling dengan menggunakan sepeda untuk menjangkau wilayah pelosok tanah air.

“Chatime keliling baru beroperasi di Medan dan Jakarta. Tidak menutup kemungkinan kami akan mengoperasikannya di kota lain,” ujarnya. Strategi tersebut dianggap sangat efektif untuk menjangkau area yang belum terjamah oleh gerai Chatime. Apalagi saat ini, kata Lanny, banyak orang yang masih memilih untuk tidak berpergian. Sehingga strategi jemput bola tersebut bisa menjadi alternatif channel untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

Ketiga, dari sisi inovasi digital, perusahaan telah meluncurkan aplikasi Chatime Indonesia App sejak September 2020 lalu. Aplikasi ini dibuat untuk mempermudah konsumen dalam melakukan pemesanan. “Target konsumen kami adalah kalangan milennial yang merupakan generasi melek digital, peluncuran aplikasi ini ditujukan untuk memudahkan mereka,” kata dia. Melalui aplikasi mobile apps, konsumen dapat memesan minuman yang diinginkan dan bisa diambil langsung di gerai terdekat.

Menu terbaru Chatime Dalgonana sudah bisa didapatkan oleh konsumen per tanggal 15 September 2021 di seluruh gerai Chatime Indonesia. Lanny menambahkan, kampanye ini akan terus dilakukan hingga November atau Desember 2021 mendatang. Namun, pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk menjadikan menu Chatime Dalgonana sebagai menu tetap, jika animo masyarakat terhadap menu tersebut terbilang besar.

Sebagai tambahan, Chatime tercatat telah memiliki 398 gerai di 58 kota di seluruh Indonesia. Anak usaha Kawan Lama Group ini berambisi untuk membuka 400 gerai di seluruh Indonesia hingga akhir tahun 2021 mendatang.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)