Tiga Inovasi Xendit di Kuartal IV/2021

 Aplikasi Xendit Bisnis untuk melayani pelanggan Indonesia, terutama pelaku usaha individu dan UMKM (Foto: ist)

Setelah resmi menjadi perusahaan unicorn baru, Xendit meluncurkan tiga inovasi terbarunya untuk para pelaku bisnis di Indonesia. Ketiga inovasi tersebut adalah aplikasi mobile Xendit, Xendit Online Store, dan XenSol.

“Kami telah merancang dan menghadirkan aplikasi Xendit Bisnis untuk melayani pelanggan Indonesia, terutama pelaku usaha individu dan UMKM, yang mayoritas menggunakan smartphone untuk mengoperasikan bisnisnya,” ujar Moses Lo, Pendiri dan CEO Xendit. Aplikasi tersebut, menurutnya, bisa mengatur transaksi pembayaran digital dengan lebih mudah dan aman. Sementara itu, untuk mendukung mobilitas yang tinggi, para pelanggan bisa mengeluarkan invoice dan menerima berbagai jenis metode pembayaran dari pembeli lewat aplikasi ini.

Tidak berhenti sampai di situ, aplikasi Xendit Bisnis juga dilengkapi dengan fitur order management yang memungkinkan pelaku usaha dapat memproses keseluruhan transaksi secara otomatis, mulai dari memasukkan pesanan dari pembeli, mengatur pengiriman, hingga merekap semua pembelian. Inovasi kedua yang diluncurkan Xendit di kuartal empat tahun 2021 ini adalah Xendit Online Store. Aplikasi ini dibuat untuk mempermudah para pelaku usaha dalam mendirikan toko online-nya sendiri.

“Fitur ini memungkinkan pelaku usaha untuk mendirikan toko online dengan URL unik hanya dalam waktu kurang dari 5 menit, yang sudah dilengkapi pula dengan fitur pilihan metode pembayaran yang ditenagai oleh Xendit,” kata dia menambahkan. Xendit Online Store bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha individu, maupun UMKM yang telah terdaftar di dalam platform Xendit.

Sementara itu, Solusi ketiga yang diluncurkan adalah Xensol yang merupakan kependekan dari Xendit Solution. Lewat solusi ini, Xendit akan menyediakan infrastruktur pembayaran digital untuk mendorong transformasi digital yang menyeluruh. Solusi ini menyasar pelaku bisnis skala besar seperti perusahaan dan BUMN. Moses menegaskan, peluncuran aplikasi dan fitur baru Xendit sejalan dengan target Bank Indonesia dan pemerintah untuk mendigitalisasi 30 juta UMKM di tahun 2025 mendatang.

“Kami akan terus berinovasi dan menambahkan fitur-fitur terbaru untuk membantu para pelaku bisnis agar bisa mengoperasikan toko online mereka dengan lebih efisien dan mudah,” ujar Moses. Ke depan, Xendit akan menambahkan fitur kalkulasi ongkos kirim, pemesanan layanan logistik, dan tools pemasaran.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)