Tingkatkan Produksi, BSI Akan Operasikan Pit Baru

Foto: Bumisuksesindo.com

PT Bumi Suksesindo (BSI), anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk., pengelola tambang emas dan mineral di Tambang Tujuh Bukit, Banyuwangi, berencana akan mengoperasikan satu pit baru lagi pada 2019 melengkapi dua tambang terbuka (open pit) yang sudah beroperasi.

Dengan tambahan satu pit ini, total produksi emas tahun 2019 akan meningkat 1,5 kali lipat dari produksi 2017 yang berhasil mencapai produksi perdana 142.468 ounce (oz) emas dan 44.598 oz perak. Hingga semester I/2018, tambang yang berlokasi di dekat obyek wisata Pulau Merah, Banyuwangi ini sudah memproduksi 83.713 oz emas dan 48.226 oz perak dari target produksi 155.000-170.000 oz emas.

Direktur Bumi Suksesindo (BSI) Boyke P Abidin pada acara media gathering di Denpasar (18/10/2018) menuturkan pembukaan pit baru ini merupakan bagian dari rencana BSI mengoperasikan lima pit di lokasi tambang seluas 4.998 hektare (ha) di Desa Sumberagung Banyuwangi.

"Membuka pit baru membutuhkan dana sangat besar, kebetulan perseroan sudah mendapatkan sumber pendanaan. Ini sejalan dengan target dan rencana perusahaan untuk meningkatkan produksi,” jelas Boyke

Pada tahun ini, perseroan menargetkan peremukan bijih, penumpukan, dan pengolahan emas sebanyak 6,2 juta ton, sejalan dengan ekspansi lapisan oksida sebesar dua kali lipat menjadi 8 juta ton per tahun yang akan rampung pada kuartal I/2019.

Boyke menambahkan, BSI berhasil mengelola tambang dan memproduksi emas di Tambang Tujuh Bukit secara efisien dengan menerapkan teknologi heap leach (pelindihan) yang sangat memperhatikan aspek lingkungan.

Dengan menggunakan model heap leach system Semi Autogenius Grinding (SAG) mill ini, BSI mampu melakukan efisiensi produksi berkat jarak pengangkutan bahan baku emas yang lebih dekat, serta konsumsi sianida dan listrik lebih rendah dari perkiraan.

Areal Tujuh Bukit yang ditetapkan sebagai Obyek Vital Nasional, dalam melakukan eksplorasi mengedepankan penerapan konsep green mining. Semua aktivitas di tambang terbuka untuk kepentingan publik sesuai batasan peraturan perundang-undangan. "Kami membuka areal pertambangan bagi wisatawan dengan persyaratan khusus. Kami berharap program mining tour akan memberikan pemahaman yang benar mengenai tambang. Keberadaan tambang memberikan kesejahteraan bagi masyarakat dan stakeholder. Produk tambang dibutuhkan untuk mendukung kehidupan sehari-hari," tutur Boyke.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)