Tips Berkarier di Industri Teknologi untuk Perempuan

Leny Suwardi, SVP of Data Protection and Privacy Office Tokopedia.

Sebagai perusahaan teknologi Indonesia, Tokopedia berupaya mendukung kemajuan talenta digital lokal, termasuk talenta perempuan, dan membentuk ekosistem yang kolaboratif demi mengakselerasi tumbuh kembang industri teknologi dalam negeri.

Dukungan tersebut dituangkan dalam konferensi teknologi tahunan, START Women in Tech yang akan dilaksanakan secara daring pada Sabtu, 27 November 2021 melalui Tokopedia Play, situs Tokopedia Academy dan Youtube Inside Tokopedia.

Leny Suwardi, SVP of Data Protection and Privacy Office Tokopedia mengatakan, “START Women in Tech diharapkan dapat memberdayakan talenta digital Indonesia, khususnya perempuan, dengan memberikan kesempatan berbagi pengalaman, memperluas wawasan sekaligus jaringan di industri teknologi agar lebih mampu bersaing secara global,” ujar Leny.

Leny pun membagikan tips untuk perempuan Indonesia yang ingin berkarir di dunia teknologi. Pertama, kembangkan keterampilan. Terus tingkatkan keterampilan sesuai perkembangan zaman, caranya dengan terus belajar dan mengeksplorasi berbagai hal. “Kita bisa belajar secara gratis melalui Tokopedia Academy. Ada banyak topik yang bisa dipelajari, mulai dari teknologi, data, product design, entrepreneurship dan masih banyak lagi,” kata Leny.

Kedua, temukan kekuatan. Menurut Leny, setiap orang pasti memiliki pengalaman serta perspektif yang beragam. Makanya, lenting untuk memiliki kerendahan hati demi membuka diri belajar dari siapa pun.

“Di sisi lain, kita harus fokus dengan apa yang dimiliki dan terus mengasahnya hingga menjadi kekuatan diri. Membandingkan apa yang tidak kita miliki dengan kelebihan orang lain hanya akan menghambat perkembangan pribadi,” jelas Leny.

Ketiga, beradaptasi dengan fleksibel. Situasi dan kondisi sekitar selalu berubah sehingga sangat penting untuk cepat beradaptasi. “Kita perlu terus menantang diri untuk berinovasi dan menjaga relevansi. Di mana pun berada, kita juga harus selalu memberikan yang terbaik,” kata Leny.

Keempat, multitasking. Kemampuan multitasking juga dinilai sangat diperlukan. Misalnya, menyeimbangkan kepentingan keluarga dan kepentingan pekerjaan, apalagi ketika sudah berkeluarga.

Terakhir, pentingnya ‘Me Time’. “Membaca buku, olahraga, nonton serial drama, dan melakukan hal yang kita sukai adalah cara untuk mengisi ulang energi agar tetap sehat fisik dan mental dalam menjalani peran di keluarga maupun pekerjaan,” tutur Leny.

Selain Leny, START Women in Tech turut dihadiri oleh Ir. Suharti. M.A, PhD, Sekretaris Jenderal Kemendikbud dan Ristek RI; Mira Tayyiba, S.T., MSEE, Sekretaris Jenderal Kemenkominfo RI; Jamshed M.Kazi, Country Representative Indonesia & Liaison to ASEAN at UN Women; Megawaty Khie, Country Director Google Cloud Indonesia; Melissa Siska Juminto, COO Tokopedia; Catherine Sutjahyo, Chief Food Officer at Gojek Group dan masih banyak lainnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)