TMLEnergy Selenggarakan Kompetisi di Bidang Lingkungan

Dalam rangka memberikan wadah bagi generasi muda untuk menuangkan kreasi dan inovasinya serta sesuai dengan komitmen perusahaan dalam ikut berperan dalam menjaga lingkungan, TMLEnergy yang perusahaan yang bergerak di bidang EPC Solar PV Energy System menyelenggarakan TMLEnergy Green Challenge.

TMLEnergy Green Challenge merupakan sebuah kompetisi yang diperuntukan generasi muda menilai inovasi-inovasi terbaik dalam 3 kategori, yaitu terobosan produk untuk aplikasi listrik tenaga surya, pengelolaan air dengan TSS (Total Suspended Solids) tinggi dan aplikasinya dalam skala besar, serta pengelolaan lumpur sisa air tambang sehingga memiliki nilai tambah. “Kompetisi TMLEnergy Green Challenge ini ditujukan untuk melihat sejauh mana kreativitas yang ada publik di bidang lingkungan, namun tetap dapat diimplementasikan dalam skala industri,” ujar Nany Wardhani, Chief Executive Officer TMLEnergy.

Ada 12 tim finalis TMLEnergy Green Challenge yang mempresentasikan dan menunjukkan ide serta inovasi mereka di hadapan dewan juri dan khalayak sebagai tahap penjurian final. Untuk menggalang minat di lingkungan Kampus, dilakukan roadshow di beberapa Kampus di kota besar seperti Jakarta, Semarang, Solo, Yogyakarta, dan Surabaya. Jumlah total 153 tim dan 700-an perorangan yang berpartisipasi dalam kompetisi. Untuk penilaian, seluruh tim pendaftar diharuskan membuat video perkenalan secara grup dan proposal ide kreatifnya. Prosesnya dilakukan dengan penjurian awal yang dilakukan oleh tim internal TMLEnergy untuk menentukan finalis yang akan diundang pada penjurian final di Bandung.

“Melalui TMLEnergy Green Challenge ini harapannya selain dapat menjadi wadah kreativitas bagi generasi muda, juga untuk berperan menjaga lingkungan, dan sebagai sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat umum akan kondisi lingkungan sesuai dengan arah dan komitmen perusahaan untuk terus menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu dapat juga menjadi sarana corporate branding image TMLEnergy kepada masyarakat dan mengakselarasi research dan development perusahaan di bidang teknologi terbarukan dan pengelolaan lingkungan,” tambah Nany.

Berdasarkan keputusan dewan juri, ditetapkan para pemenang untuk masing-masing kategori. Di kategori Aplikasi Listrik Tenaga Surya, pemenang 1 adalah Tim Desper (Universitas Diponegoro) dan pemenang 2 adalah Tim Sunshine (ITB dan Universitas Negeri Malang). Lalu untuk kategori Pengelolaan Air, pemenang 1 adalah Tim Ganesha Arkanaka (ITB) dan pemenang 2 adalah Tim Mikrohidro ITB (ITB). Lalu di kategori Pengelolaan Lumpur, pemenang 1 adalah Tim HALO (ITB) dan Pemenang 2 adalah Tim MRC (ITS). Pemenang 1 untuk masing-masing kategori berhak atas hadiah senilai Rp 100.000.000,- dan pemenang 2 masing-masing senilai Rp 50.000.000,-. Selain itu, ide dan inovasi masing-masing pemenang juga memiliki kesempatan untuk diimplementasikan secara kolaborasi dengan TMLEnergy dan stakeholder.

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)