Toko Ritel Inone Sasar Pasar Indonesia

Haman Chen, VP Retail Inone Global

Perkembangan pasar Indonesia berkembang semakin cepat, apalagi dengan adanya bonus demografi. Hal ini membuat pebisnis dari berbagai daerah di dunia tertarik untuk masuk.

Sebuah negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara menjadi alasan Haman Chen, Vice President Inone, sebuah perusahaan global, untuk menghadirkan bisnis terbarunya di sektor ritel di Indonesia

Toko ritel Inone saat ini memiliki delapan kategori, yakni di sektor elektronik digital, perlengkapan hidup, perlengapan perawatan pribadi, rumah dan kreatif, tas dan aksesori, kesehatan dan kecantikan, peralatan dapur dan peralatan makan, serta alat tulis dan hadiah.

Haman menceritakan kepada SWA Online melalui surelnya, “Toko Inone pertama dibuka di Paris Van Java Bandung ada Oktober 2018. Saat ini, Inone juga sudah hadir di  cabang lain; Cibinong City Mall, Green Pramuka Square, dan Mall of Indonesia.”

Haman mengklaim, diferensiasi yang ditawarkan Inone adalah konsep mudah, desain sederhana, dan kualitas yang baik dalam menghadirkan produk.

Melalui konsep tersebut, Inone menyasar pasar global. Rencananya, toko ritel ini akan membuka di beberapa wilayah lain tahun ini, di antaranya Uni Emirat Arab (UEA), Thailand, India, Mesir, Malaysia, Nepal, dan Bangladesh. Targetnya, 100 toko akan dibangun tahun ini.

Dalam rangka memperkenalkan brand ini ke masyarakat, Haman mengaku pihaknya menggunakan strategi penggabungan layanan online dan offline. Fokus komunikasi dengan konsumen juga menjadi kunci utama.

“Di satu sisi, kami secara aktif memperluas toko offline, sementara di sisi lain kami menjaga komunikasi dan interaksi yang berkelanjutan dengan konsumen di media sosial untuk mengetahui permintaan konsumen,” tuturnya.

Pada saat yang sama, Inone telah membuka saluran e-commerce resmi (Tokopedia, Lazada, Shopee) untuk memudahkan konsumen mengakses produk Inone lebih mudah.

Inone didirikan oleh Jacky Huang, perusahaan global di 28 negara dan wilayah yang memiliki beberapa ribu karyawan dengan omset yang diklain mencapai US$ 300 juta.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Editor : Eva Martha Rahayu
www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)