Toyota Indonesia Ciptakan SDM Berkualitas Melalui TIA

Menciptakan Sumber Daya Manusia yang mumpuni dalam industri mesin otomotif, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) membesut sebuah akademi manufaktur otomotif bernama Toyota Indonesia Akademi (TIA).

Pada 30 Agustus lalu, TIA merayakan kelulusan angkatan kedua untuk Diploma 1 (D1) jurusan Teknik Pemeliharaan Mesin Otomasi.Prosesi kelulusan digelar di Auditorium Hall TIA Karawang 3 dan dihadiri oleh Perwakilan Koordinator Kopertis (Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta) Wilayah IV Jawa Barat, Perwakilan Polman Bandung, manajemen TMMIN dan perwakilan Toyota Motor Corporation (TMC) – Jepang.

Total sebanyak 32 siswa berhasil lulus dengan predikat baik dan sekaligus membuka satu jurusan baru setara program D2 yaitu Teknik Produksi Kendaraan Roda Empat. Program pendidikan terbaru ini menjadi bukti semangat dan komitmen Toyota Indonesia untuk berperan aktif mempercepat ketersediaan tenaga ahli di bidang otomotif. Toyota menargetkan paling sedikit 1.000 SDM bersertifikasi hingga 10 tahun mendatang.

Mengisi kesenjangan antara ketersediaan tenaga ahli dan kebutuhan industri, TIA menciptakan lulusan yang mampu menjawab tantangan akan peningkatan kualitas tenaga ahli bersertifikasi di bidangnya. TIA juga sekaligus medukung cita-cita pemerintah akan kebutuhan SDM yang kompeten dengan keahlian spesifik. “Saat ini pemerintah sedang gencar-gencarnya melakukan berbagai pengembangan dan investasi di bidang industri. "Kondisi ini menuntut keberadaan tenaga terampil yang siap terjun langsung ke dunia kerja,” ujar Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono.

TIA menerapkan konsep pendidikan dengan 70% praktik dan 30% teori untuk menghasilkan SDM dengan keahlian spesifik dan teruji. Lulusan TIA angkatan kedua ini diakui secara resmi oleh pemerintah dengan sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BSNP). Mereka memiliki keunggulan akan kompetensi teknik pemeliharaan mesin otomasi yang teruji yang siap diterapkan di dunia kerja nyata.

Komitmennya dalam meingkatkan kualitas SDM Indonesia diwujudkan dengan mendirikan jurusan baru, yaitu Program D2 Teknik Produksi Kendaraan Roda 4. Menurut Direktur Administrasi, Corporate, & External Affairs PT TMMIN, Bob Azam, sejalan dengan Toyota Way “Continuous Improvement”, Toyota Indonesia selalu memberikan perbaikan terus menerus dalam hal pengembangan SDM, salah satunya dengan mencetak tenaga ahli yang mumpuni tidak hanya dari D1 namun kami tingkatkan melalui lulusan D2. “Penambahan program studi pada program D2 ini kami harapkan menjadi pendukung akan pemenuhan kebutuhan SDM lokal berkualitas global di Indonesia,” ujar Bob.

Pengembangan pendidikan di bidang manufaktur otomotif, Toyota Indonesia telah menggelontorkan investasi sebesar Rp70 milyar hingga tahun 2018. Penambahan area sebesar 1.000 m2, untuk perluasan gedung TIA tahap kedua dan penambahan fasilitas menjadi bentuk pengembangan yang dilakukan. Selain itu, kemampuan siswa ditingkatkan dengan keberadaan computer & technical drawing (khusus untuk laboratorium komputer) serta dojo karakuri yaitu kelas khusus untuk mempelajari Toyota Production System.

TIA menjadi aktivitas pengembangan SDM terkini yang dilakukan oleh Toyota Indonesia. Toyota Indonesia yang terdiri dari TMMIN dan PT Toyota-Astra Motor (TAM) juga telah mengembangkan dan menjalankan 4 pusat pelatihan dan pendidikan antara lain, Toyota Learning Center (TLC) dan Toyota Technical Center (TTC) yang memiliki tujuan untuk mendukung peningkatan keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan karyawan Toyota Indonesia. Toyota Indonesia meyakini SDM yang berkualitas akan menciptakan produk yang tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia namun juga hingga ke mancanegara. Keseluruhan komitmen ini sejalan dengan semangat Toyota Berbagi (Bersama Membangun Indonesia).

 

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)