Transaksi Penjualan Denfest 2020 Tembus Rp 3 Miliar Lebih

Denpasar Festival (Denfest) 2020 menghasilkan transaksi lebih dari Rp 3 miliar

Setelah digelar selama tiga bulan penuh dengan pola hybrid system, perpaduan online dan offline, Denpasar Festival  (Denfest) ke-13 Tahun 2020 secara resmi ditutup  secara virtual dengan Pementasan Ritual Budaya Hyang Ganapati pada Kamis (31/12) di Chanel Youtube Kreativi.Id. 

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra mengungkapkan  pelaksanaan Denfest telah memberikan pengalaman sekaligus warna baru dalam pelaksanaan festival di masa pandemi Covid-19 saat ini. "Tantangannya memang tidak mudah, namun kreatifitas harus tetap tumbuh dan berkembang" .

Dengan platform https://kreativi.id/ pelaksanaan Denfest menurut Rai Mantra juga menjadi tempat promosi untuk mendukung eksistensi dan penguatan UMKM di masa pandemi Covid-19 saat ini.

Secara terpisah, Kadis Pariwisata Kota Denpasar, MA Dezire Mulyani, menambahkan, “Pemkot Denpasar berkomitmen untuk menciptakan pasar sekaligus mendukung eksistensi UMKM di masa pandemi, sehingga selain mendapatkan stimulus juga mampu menciptakan kemandirian UMKM itu sendiri". 

Meskipun digelar saat pandemi Covid-19, Denfest ke-13 terbukti mampu menjawab  kekhawatiran UMKM di masa pandemi saat ini dan mengundang animo masyarakat, terlihat dari masifnya transaksi yang tercatat pada latform  https://kreativi.id/ dari bulan Oktober-Desember dengan layanan QRIS BPD Bali yang sukses menembus Rp 3.638.671.850 dengan  24.464 transaksi. 

Angka transaksi menggunakan QRIS yang tembus angka Rp. 3 Miliar lebih ini menurut Kepala BPD Bali Cabang Utama Denpasar, Putu Dharmapatni
memberikan gambaran bahwa transaksi non tunai kian diminati masyarakat.

"Kami berharap kegiatan serupa dapat dikembangkan di tahun 2021 ini dengan sistem hybrid online maupun offline melihat perkembangan situasi dan juga sistem yang sudah ada di market place maupun platform hiburan terus kita kembangkan menjadi lebih baik dari apa yang sudah terlaksana". 

Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, I Wayan Hendaryana,  mengakui platform https://kreativi.id/ masih jauh dari sempurna dan perlu  terus lengkapi dengan permasalahan yang ada dilapangan. "Kami akan terus membangun kolaborasi dengan para start up dan pelaku kreatif untuk membuat sistem digitalisasi UMKM secara berkelanjutan. Banyak kemudahan dan fasilitas yang akan kami berikan kepada UMKM yang tergabung dalam marketplace, mulai dari fasilitasi pengembangan usaha, kemasan produk, pengurusan perijinan, dan kemudahan KUR".

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)