Tren Milenial Belajar Investasi dan Keuangan Lewat Media Sosial

Tumbuh di tengah kemajuan teknologi, generasi milenial dan Gen Z sering mendapatkan stereotype atau label yang bernada miring. Karier generasi ini dianggap tidak bisa berkomitmen atau seperti kutu loncat yang sering berpindah- pindah tempat kerja dalam waktu singkat.

Menanggapi hal ini, Kalin Velicia yang merupakan Pendiri  Finfolk,  media digital yang berfokus pada topik finansial berpendapat,  “Sebetulnya bukan mereka yang tidak bisa berkomitmen. Saya banyak menemui talenta muda yang ingin menjadi dampak dan memberikan kontribusi kepada tempat bekerjanya. Sehingga ketika mendapatkan pekerjaan yang monoton dan tidak sesuai dengan minat, mereka jadi merasa tidak bertumbuh, dan memilih untuk pindah.”

Kalin menambahkan, di zaman modern seperti hari ini, anak muda mempunyai banyak pilihan di depan mata. Mereka bisa memilih karier menjadi Youtuber, freelancer, trader saham, dan masih banyak lagi profesi yang dulu tidak tersedia bagi generasi sebelumnya, namun sekarang jadi pilihan untuk para anak muda. "Menurut saya ini yang membuat mereka lebih berani dalam mengambil keputusan, termasuk dalam karier," imbuhnya.

Dengan adanya teknologi seperti hari ini, untuk mendapatkan pengetahuan tentang sesuatu juga bukan jadi masalah untuk generasi milenial dan Gen Z. Segala sesuatunya ada di dalam genggaman tangan yaitu gawai. Misalnya, jika ingin mengetahui cara mengatur keuangan yang baik dan cara memulai investasi, mereka tinggal mencari media digital yang menyediakan informasi seputar finansial.

"Nah, melalui instagram FinfolkMoney juga, kita bisa belajar tentang keuangan, bisnis, jdan investasi. Selain Instagram, milenial uga bisa belajar bersama Finfolk lewat Youtube, Tiktok, dan  Podcast," ujar dia.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)