Trik Oppo Garap Pasar Milenial Menengah Atas

(Kedua dari kiri) Suwanto, Marketing Plan Manager Oppo Indonesia

Ponsel pintar adalah gerbang mayoritas orang Indonesia untuk masuk ke dunia maya. Menurut data Google, pada tahun 2018, 94 persen masyarakat terhubung ke internet melalui smartphone. Data tersebut menunjukkan bahwa potensi pasar telepon genggam cukup tinggi.

Bila melihat segmen smartphone menengah, nama Oppo sudah tidak asing. Suwanto, Marketing Plan Manager Oppo Indonesia mengklaim bahwa Oppo memimpin pasar dalam kategori tersebut. Lantas, apa saja trik yang membawa brand tersebut muncul ke permukaan?

Menurut Suwanto, Oppo menjangkau semua jenis pasar menggunakan seri yang berbeda. Pertama, Find Series yang diperuntukkan untuk pengguna yang suka dengan inovasi. Lalu, ada Rhino Series untuk pengguna perproduktivitas tinggi dan K Series untuk pengguna yang senang beraktivitas dengan smartphone. Untuk segmen terakhir, ada A Series untuk pengguna yang senang update dengan hal baru.

Suwanto mengatakan, saat ini sudah ada 160 juta pengguna A Series di dunia. "Tipe ini punya keunggulan dari segi desain dibandingkan produk lain," katanya. Oppo baru saja meluncurkan ponsel dalam kategori A series bertajuk Oppo A9 2020 pada Senin (17/9/2019). Seri ini ditunjukkan untuk pasar menengah atas.

Oppo A9 2020 menghadirkan 4 buah kamera, 5000 mAH baterai, 8GB RAM dan 64 memori internal. Selain itu, Oppo seri ini menggunakan Dolby Atmos untuk audionya. "Melalui produk ini, kami langsung menyasar target market kami yang merupakan kalangan milenial. Mereka aktif di sosial media dan kebutuhan mereka adalah perangkat yang mampu mengakomodir aktivitas mereka di sosial media. Makanya, kami hadirkan baterai dan memori internal besar. Audio dual speaker kami tambahkan karena mereka suka menonton film," terang Suwanto.

Selain meningkatkan fitur, Oppo juga terus menyesuaikan diri dengan perubahan zaman. Pasalnya, kini brand yang identik dengan fotografi ini menyediakan aplikasi service center seperti layaknya platform on-demand yang sedang populer di era digital. "(Melalui aplikasi service center), kapan pun pengguna bisa reservasi layanan, cek proses perbaikan smartphone, request pickup, dan delivery service," ujar Suwanto.

Editor: Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)