UBS Prediksikan PDB Riil Indonesia Tumbuh 5,6% di 2018

 

UBS kembali menyelenggarakan Konferensi Indonesia tahunan. Kali ini, Indonesia Coference 2018 diselenggarakan di Jakarta pada 5-7 Maret 2018, mengangkat tema "Innovation in Today's Digital Economy". Konferensi ini dihadiri oleh lebih dari 55 korporasi dan 160 investor institusional dari seluruh dunia.

Joshua Tanja, Country Head of UBS Indonesia, mengungkapkan bahwa kehadiran investor tersebut mencerminkan ketertarikan dunia internasional pada ekonomi Indonesia. "Konferensi investasi tahun ini bersamaan dengan fokus kami dalam menyoroti prospek pasar saham dan prospek makro sepanjang tahun 2018, mengingat volatilitas pasar global belakangan ini. Membahas topik tentang teknologi sebagai enabler untuk bisnis, perkembangan kebijakan moneter dan soal pemulihan konsumsi serta daya beli di Indonesia," ujar Joshua.

Dalam sesi temu media di sela konferensi, Edward Teather, Senior ASEAN Economist UBS Investment Bank ,memperkirakan, pertumbuhan PDB riil Indonesia sebesar 5,6%  tahun 2018, dan 5,7% pada 2019. UBS memperkirakan investasi yang kuat, didorong oleh pertumbuhan kredit yang membaik dan harga komoditas yang menguntungkan dapat memicu pertumbuhan konsumsi, di mana sampa saat ini masih menjadi titik lemah dalam pemulihan pertumbuhan Indonesia.

"Kami memiliki pandangan bahwa Indonesia tetap positif di tahun 2018. Kapasitas cadangan yang dalam perekonomian setelah beberapa tahun tumbuh perlahan, kami memperkirakan tekanan inflasi akan terbatas pada 2018. Inflasi rendah, defisit transaksi berjalan dapat dikendalikan, dan lemahnya US$ akan secara bertahap memulihkan nilai tukar Rupiahh terhadap US$," kata Edward.

Salah satu tren yang dilihat oleh UBS di Indonesia adalah pertumbuhan jumlah startup internet. Agung Prabowo, Head of Corporate Clients Solutions UBS Indonesia, menambahkan, banyak perusahaan Indonesia yang secara signifikan mengadopsi teknologi pada kegiatan operasional sehari-hari.

"Dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi internet di Indonesia UBS juga aktif dalam penggalangan dana untuk perusahaan teknologi. Para perusahaan perlu berbagi gagasan mengenai cara terbaik menavigasi ekonomi digital baru untuk bisnis," ujarnya.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)